Sekber Prabowo-Jokowi Dinilai Usaha Mendelegitimasi Demokrasi
Selasa, 18 Januari 2022 - 13:34 WIB
loading...
A
A
A
“Ini kan seolah-olah tes coba-coba oke Pak Jokowi enggak bisa lagi jadi presiden, sudah jadi wakil presiden aja, seakan-akan ini menjadi solusi atas polarisasi politik, tapi sebenarnya di baliknya ini ada yang lebih kejam, berarti kan harus mengubah banyak aturan konstitusi,” tuturnya.
Dirinya pun sepakat dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan melalui Sekretaris Jenderalnya, Hasto Kristiyanto yang menolak secara tegas ide Sekber Prabowo - Jokowi itu. “Karena tidak ada untungnya bagi demokrasi kita, tidak ada untungnya bagi rakyat, hanya memuaskan libido politik dan nafsu teror dari beberapa orang tertentu,” imbuhnya.
Di sisi lain, dia menyayangkan Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad yang tidak secara tegas menolak ide Sekber Prabowo - Jokowi itu. Sebab, kata dia, Dasco bisa bersikap sebagai wakil rakyat yang paham konstitusi.
Dirinya pun sepakat dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan melalui Sekretaris Jenderalnya, Hasto Kristiyanto yang menolak secara tegas ide Sekber Prabowo - Jokowi itu. “Karena tidak ada untungnya bagi demokrasi kita, tidak ada untungnya bagi rakyat, hanya memuaskan libido politik dan nafsu teror dari beberapa orang tertentu,” imbuhnya.
Di sisi lain, dia menyayangkan Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad yang tidak secara tegas menolak ide Sekber Prabowo - Jokowi itu. Sebab, kata dia, Dasco bisa bersikap sebagai wakil rakyat yang paham konstitusi.
(rca)
Lihat Juga :