Pengamat: Pemunduran Jadwal Pemilu Bisa Ganggu Stabilitas Politik

Minggu, 16 Januari 2022 - 10:36 WIB
loading...
Pengamat: Pemunduran...
Peneliti Kode Inisiatif Muhammad Ihsan Maulana menilai wacana pemunduran Pemilu 2024 yang ramai diperbincangkan belakangan ini bisa menganggu mengganggu stabilitas politik. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Berkali-kali wacana pemunduran Pemilu muncul dengan berbagai alasan. Terakhir Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut bahwa kalangan pengusaha menginginkan Pemilu 2024 diundur dengan alasan pemulihan ekonomi.

Selain dinilai melanggar konstitusi UUD 1945 yang telah mengatur masa jabatan Presiden, pemunduran ini disebut akan mengganggu stabilitas politik. Baca juga: Partai Perindo Bidik 4 Kursi DPRD Jawa Timur di Pemilu 2024

“Dinamika politik pasti akan terganggu, pasalnya di awal tahun 2022 saja, partai politik sudah mulai bersiap untuk Pemilu 2024. Ruang publik sudah dihiasi oleh diskusi tentang capres dan cawapres. Jika misalnya pemilu diundur menjadi 2027, bukan tidak mungkin stabilitas politik dan dampaknya terhadap keamanan akan terganggu,” ujar Peneliti Kode Inisiatif Muhammad Ihsan Maulana, Minggu (16/1/2022).

Dia mengatakan pemilu menjadi ruang pertarungan perebutan kekuasaan secara konstitusional. Maka dari itu jika ini diundur pasti akan ada dampak yang terjadi.

“Belum lagi, partai-partai besar tetap menginginkan jadwal pemilu tetap dilaksanakan di tahun 2024,” jelasnya.

Di sisi lain, Ihsan menilai jika ada pemunduran Pemilu maka kepastian hukum akan hilang. Hal ini bisa menggerus kepercayaan masyarakat dan bahkan dunia usaha. Baca juga: DPD Sebut Alasan Ide Penundaan Pemilu 2024 Berlebihan

“Menunjukkan tidak ada kepastian hukum soal proses pergantian kepemimpinan di Indonesia. Dampaknya bisa jadi justru menurunkan trust investor karena tidak ada kepastian hukum soal proses pergantian kepemimpinan di indonesia,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Prabowo Ngaku Cocok...
Prabowo Ngaku Cocok dengan HIPMI: Kelakuannya Sudah Saya Kenal Semuanya
Viral Lagu MBG Mas Bahlil...
Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Adi Prayitno: Suka Tidak Suka, Ini Menguntungkan Golkar
Viral Lagu “MBG: Mas...
Viral Lagu MBG: Mas Bahlil Ganteng, Sekjen Golkar: Bukan Sindiran atau Body Shaming
Dapat Restu Bahlil,...
Dapat Restu Bahlil, La Ode Safiul Akbar Siap Pimpin Kosgoro 1957
Isu Reshuffle Sore Ini,...
Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Nanti Kita Lihat
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
Rekomendasi
Jangan Sepelekan Kolesterol...
Jangan Sepelekan Kolesterol Tinggi, Diam-diam Sebabkan Serangan Jantung
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
Rumah Anisa Rahma 80...
Rumah Anisa Rahma 80 Persen Terbakar, Ruang Berisi 3.500 Al-Quran Tetap Utuh
Berita Terkini
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral IndonesiaJerman
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Mengapa Ekonomi Solid,...
Mengapa Ekonomi Solid, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved