Tegaskan Kedaulatan di Selat Malaka, Indonesia Bangun Mercusuar di Pulau Karang Singa Bintan
Jum'at, 14 Januari 2022 - 10:38 WIB
loading...
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat kunjungan kerja ke Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (13/01/2022). FOTO/BNPP
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah berencana membangun mercusuar di Pulau Karang Singa, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Pembangunan mercusuar di perbatasan ini sebagai tandakedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Rencana pembangunan mercusuar disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat kunjungan kerja ke Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (13/01/2022). "Ini saya lihat belum ada tanda yang permanen, yang ada hanya buoy saja, (tanda navigasi) pelampung," kata Tito yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dalam siaran pers BNPP dikutip, Jumat (14/1/2022).
Tito mengatakan, jajarannya langsung berkoordinasi dengan para pihak terkait untuk segera membangun mercusuar sebagai salah satu tanda kedaulatan negara. "Mercusuarnya dibuat tahun ini, kita ingin tanda itu menunjukkan bahwa memang berdaulat di teritorial kita," katanya.
Mantan Kapolri ini mengatakan, kunjungan kerja kali ini bertujuan melihat langsung Karang Singa karena letaknya strategis di Selat Malaka dan masuk wilayah teritorial Indonesia.
Rencana pembangunan mercusuar disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat kunjungan kerja ke Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (13/01/2022). "Ini saya lihat belum ada tanda yang permanen, yang ada hanya buoy saja, (tanda navigasi) pelampung," kata Tito yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dalam siaran pers BNPP dikutip, Jumat (14/1/2022).
Tito mengatakan, jajarannya langsung berkoordinasi dengan para pihak terkait untuk segera membangun mercusuar sebagai salah satu tanda kedaulatan negara. "Mercusuarnya dibuat tahun ini, kita ingin tanda itu menunjukkan bahwa memang berdaulat di teritorial kita," katanya.
Mantan Kapolri ini mengatakan, kunjungan kerja kali ini bertujuan melihat langsung Karang Singa karena letaknya strategis di Selat Malaka dan masuk wilayah teritorial Indonesia.
Lihat Juga :