Kemampuan Industri Pertahanan Nasional Dukung Kemandirian Alutsista TNI
Rabu, 10 Juni 2020 - 22:10 WIB
loading...
A
A
A
Kuliah kerja Pasis Seskoau Angkatan ke-57 secara daring juga mengundang berbagai stakeholders untuk saling berbagi informasi, knowledge transfer, meningkatkan kerja sama di bidang pertahanan sehingga nantinya mampu merumuskan gagasan strategis untuk meningkatkan kemampuan industri pertahanan nasional menuju TNI AU dan Indonesia Maju serta sumber daya manusia yang unggul. (Baca juga: Belanja Pertahanan Akan Utamakan Kapal Perang dan Pesawat Tempur)
Adapun stakeholders yang turut berpartisipasi antara lain perusahaan luar negeri terdiri atas PT. Lockheed Martin dari USA, PT. ELTA System dan PT. Elbit System dari Singapura, sedangkan perusahaan dalam negeri yaitu PT. Garuda Maintenance Facility, PT. Merpati Maintenance Facility, PT. Infoglobal, PT. LEN, PT. FIN Komodo Teknologi, dan PT. Jala Berikat Nusantara Perkasa serta perusahaan lainya yang bergerak di bidag pertahanan.
Menurut dia, sebuah kesempatan emas dapat mengundang berbagai stakeholders dalam kegiatan ini. “Manfaatkan secara maksimal acara ini dengan berdiskusi secara aktif dan bertukar pikiran agar hasil kuliah kerja ini menjadi sumbangsih yang bernilai strategis untuk memberikan saran masukan bagi kebijakan pimpinan kedepan,” ujarnya.
Kuliah kerja yang dilaksanakan secara daring diikuti juga oleh Wadan Seskoau Marsma TNI Jemi Trisonjaya, Atase Udara Amerika Serikat Kolonel Brian McCullough, para Direktur dan Kepala Departemen, Dosen, Perwira Penuntun Seskoau, Pasis Seskoau Angkatan Ke-57 di Gedung Pusoyu, Widya Mandala I dan Widya Mandala II Seskoau dengan tetap memerhatikan physical distancing.
Adapun stakeholders yang turut berpartisipasi antara lain perusahaan luar negeri terdiri atas PT. Lockheed Martin dari USA, PT. ELTA System dan PT. Elbit System dari Singapura, sedangkan perusahaan dalam negeri yaitu PT. Garuda Maintenance Facility, PT. Merpati Maintenance Facility, PT. Infoglobal, PT. LEN, PT. FIN Komodo Teknologi, dan PT. Jala Berikat Nusantara Perkasa serta perusahaan lainya yang bergerak di bidag pertahanan.
Menurut dia, sebuah kesempatan emas dapat mengundang berbagai stakeholders dalam kegiatan ini. “Manfaatkan secara maksimal acara ini dengan berdiskusi secara aktif dan bertukar pikiran agar hasil kuliah kerja ini menjadi sumbangsih yang bernilai strategis untuk memberikan saran masukan bagi kebijakan pimpinan kedepan,” ujarnya.
Kuliah kerja yang dilaksanakan secara daring diikuti juga oleh Wadan Seskoau Marsma TNI Jemi Trisonjaya, Atase Udara Amerika Serikat Kolonel Brian McCullough, para Direktur dan Kepala Departemen, Dosen, Perwira Penuntun Seskoau, Pasis Seskoau Angkatan Ke-57 di Gedung Pusoyu, Widya Mandala I dan Widya Mandala II Seskoau dengan tetap memerhatikan physical distancing.
(cip)
Lihat Juga :