Menkes Sebut Vaksin Booster Sudah Sesuai Rekomendasi Peneliti, BPOM, serta ITAGI
Rabu, 12 Januari 2022 - 06:43 WIB
loading...
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan vaksin booster sesuai dengan pertimbangan para peneliti serta sudah dikonfirmasi oleh POM dan ITAGI. Foto/BPMI Setpres
A
A
A
JAKARTA - Vaksin booster atau dosis ketiga akan dimulai hari ini Rabu (12/1/2022) sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dilakukan secara gratis untuk masyarakat Indonesia.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah akan memberikan vaksinasi booster dengan mempertimbangkan ketersediaan vaksin yang ada di tahun ini. Pasalnya jenis vaksin booster akan berbeda dengan ketersediaan vaksin tahun lalu. Baca juga: Vaksin Booster Dimulai Hari Ini, Kemenkes Persilakan Cek Jadwal di Aplikasi PeduliLindungi
Selain itu pemerintah juga mempertimbangkan hasil riset yang dilakukan oleh para peneliti dalam negeri maupun luar negeri. Kombinasi vaksinasi booster yang akan diberikan mulai tanggal 12 Januari 2022 sesuai dengan pertimbangan para peneliti dalam dan luar negeri serta sudah dikonfirmasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) dan Kelompok Penasihat Teknis Indonesia tentang Imunisasi (ITAGI).
Untuk vaksin primer Sinovac atau vaksin dosis pertama dan kedua Sinovac akan diberikan vaksin booster setengah dosis Pfizer atau AstraZeneca. Untuk vaksin primer AstraZeneca atau vaksin dosis pertama dan kedua AstraZeneca akan diberikan vaksin booster setengah dosis Moderna.
“Ini adalah kombinasi awal vaksin booster yang akan kita berikan berdasarkan ketersediaan vaksin yang ada dan juga hasil riset yang sudah disetujui oleh Badan POM dan ITAGI. Nantinya bisa berkembang tergantung kepada hasil riset baru yang masuk dan juga ketersediaan vaksin yang ada,” ucap Budi secara virtual, Selasa (11/1/2022).
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah akan memberikan vaksinasi booster dengan mempertimbangkan ketersediaan vaksin yang ada di tahun ini. Pasalnya jenis vaksin booster akan berbeda dengan ketersediaan vaksin tahun lalu. Baca juga: Vaksin Booster Dimulai Hari Ini, Kemenkes Persilakan Cek Jadwal di Aplikasi PeduliLindungi
Selain itu pemerintah juga mempertimbangkan hasil riset yang dilakukan oleh para peneliti dalam negeri maupun luar negeri. Kombinasi vaksinasi booster yang akan diberikan mulai tanggal 12 Januari 2022 sesuai dengan pertimbangan para peneliti dalam dan luar negeri serta sudah dikonfirmasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) dan Kelompok Penasihat Teknis Indonesia tentang Imunisasi (ITAGI).
Untuk vaksin primer Sinovac atau vaksin dosis pertama dan kedua Sinovac akan diberikan vaksin booster setengah dosis Pfizer atau AstraZeneca. Untuk vaksin primer AstraZeneca atau vaksin dosis pertama dan kedua AstraZeneca akan diberikan vaksin booster setengah dosis Moderna.
“Ini adalah kombinasi awal vaksin booster yang akan kita berikan berdasarkan ketersediaan vaksin yang ada dan juga hasil riset yang sudah disetujui oleh Badan POM dan ITAGI. Nantinya bisa berkembang tergantung kepada hasil riset baru yang masuk dan juga ketersediaan vaksin yang ada,” ucap Budi secara virtual, Selasa (11/1/2022).
Lihat Juga :