AHY 4 Besar Survei Indikator, Demokrat Ungkap Sejumlah Pencapaian

Senin, 10 Januari 2022 - 20:36 WIB
loading...
AHY 4 Besar Survei Indikator, Demokrat Ungkap Sejumlah Pencapaian
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali memasuki radar empat besar calon presiden 2024. Ini berdasarkan hasil dari Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ) kembali memasuki radar empat besar calon presiden 2024. Hal ini berdasarkan hasil survei nasional yang dipublikasi Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia, Minggu (9/1/2022).

Baca juga: Survei Sebut Elektabilitas PDIP Kokoh di Puncak, Gerindra-Golkar Bersaing Raih Posisi Kedua

Deputi Riset dan Survei Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) DPP Partai Demokrat , Mohammad Jibriel menjelaskan, kenaikan elektabilitas AHY sebagai capres mencapai 6,8 persen, sebagai bukti kerja partai yang berdampak positif pada rakyat.

Baca juga: Survei Indikator: TNI Institusi Paling Dipercaya Rakyat

Jibriel menilai, ini merupakan hasil efektif dari prinsip Partai Demokrat yang berkoalisi dengan rakyat.



"Kenaikan elektabilitas ini merupakan buah kerja-kerja kepartaian yang fokus membantu rakyat menghadapi pandemi Covid-19 dan memulihkan ekonomi," kata Jibriel melalui keterangan tertulis pada Senin (10/1/2022).

Jibriel menyatakan, kinerja Demokrat di bawah kepemimpinan AHY menggalakkan kerja berbasis aspirasi publik. Dia juga menjelaskan, kinerja ini diterjemahkan menjadi Gerakan Nasional Peduli Demokrat (GNPD).

"Misalnya dengan menolak RUU Cipta kerja yang memberatkan masyarakat, khususnya para pekerja dan profesional, menolak RUU Minerba dan juga berada di garda terdepan dalam memberikan kritik membangun dalam penanganan pandemi Covid-19 yang kala itu terasa stagnan," bebernya.

Dalam survei nasional tersebut, elektabilitas AHY menempati peringkat empat besar kandidat capres dan tiga besar kandidat cawapres dengan 12 persen. Selain elektabilitas, hasil survei tersebut juga memaparkan data 38,6 persen responden setuju perpanjangan masa jabatan presiden tiga periode.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1861 seconds (10.55#12.26)