Survei: DPR-Pemerintah Dapat Legitimasi Kuat dari Masyarakat untuk Sahkan RUU TPKS

Senin, 10 Januari 2022 - 16:08 WIB
loading...
Survei: DPR-Pemerintah...
SMRC menemukan ada 65% yang setuju dengan RUU TPKS ini disahkan. Sementara yang menyatakan tidak setuju 21% dan yang belum memiliki sikap 14%. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Lembaga survei SMRC merilis temuan terbarunya terkait sikap publik terhadap Rancangan Undang-Undang tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual ( RUU TPKS ). Masyarakat secara umum setuju agar RUU TPKS segera disahkan.

Manager Program SMRC, Saidiman Ahmad menyampaikan bahwa pihaknya mencoba mengukur dengan menanyakan kepada responden apakah mereka mengetahui adanya penyusunan RUU TPKS. Hasilnya, sebanyak 39% responden menyatakan tahu.

"Awarness atau pengetahuan publik tentang adanya RUU ini mengalami peningkatan kalau kita bandingkan dengan dua survei sebelumnya yaitu tatap muka Maret 2021, di mana warga yang tahu 24%, Mei 2021 angka ini meningkat jadi 36% dan sekarang 39%," kata Saidiman dalam paparannya secara daring, Senin (10/1/2022).



Sementara, responden yang menyatakan tidak tahu tentunya mengalami penurunan pada survei maret 2021, yakni sebesar 76%, Mei 2021 turun menjadi 64%, dan pada Januari 2022 ini menjadi 61%.

Selanjutnya, kata dia, dari responden yang mengaku tahu, SMRC juga mengukur tentang sikapnya atas penyusunan RUU TPKS tersebut. Pada survei terakhir Januari 2022, 60% dari yang tahu itu menyatakan setuju.

"Dan angkanya ini relatif stabil dibandingkan 2 survei sebelumnya, pada Maret 2021 yang menyatakan setuju 57% dan Mei yang menyatakan setuju 64% dan sekarang 60%. Jadi relatif stabil dukungannya," ujarnya.

Sementara itu, yang menyatakan tidak setuju pada survei Maret sebesar 38%, Mei 30%, dan 36% pada survei terakhir Januari 2022 ini. Tak sampai di situ, SMRC juga mencoba melakukan pendalaman dengan menanyakan sikap responden usai mendengar permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada DPR agar RUU TPKS ini segera disahkan.

Baca juga: Soal RUU TPKS, Pemerintah Tunggu Informasi dari DPR

Hasilnya, SMRC menemukan ada 65% yang setuju dengan RUU TPKS ini disahkan. Sementara yang menyataka tidak setuju 21% dan yang belum memiliki sikap 14%.

"Jadi kalo kita lihat dari sini, sebetulnya DPR dan pemerintah memiliki legitimasi yang cukup kuat dari publik agar RUU TPKS ini segera disahkan," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
KOPRI PB PMII Desak...
KOPRI PB PMII Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pemerkosaan di Maluku Utara
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Rekomendasi
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Aljazair dan Austria...
Aljazair dan Austria Lolos Dramatis usai Bermain Imbang 3-3 di Laga Penuh Drama
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Berita Terkini
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Evaluasi dan Mendengar Masukan Masyarakat
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved