Waketum MUI Sesalkan Cuitan Ferdinand Hutahaean Allahmu Lemah

Jum'at, 07 Januari 2022 - 15:53 WIB
loading...
Waketum MUI Sesalkan...
Waketum MUI, Anwar Abbas. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Cuitan Ferdinand Hutahaean terkait Allahmu ternyata lemah harus dibela, terus mengundang reaksi berbagai kalangan. Saah satunya Wakil Ketua Umum (Waketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas.

Baca juga: Tanggapi GP Ansor soal Allahmu Lemah, Ferdinand Hutahaean: Saya Mualaf Sejak 2017

Anwar Abbas menyesalkan cuitan Ferdinand Hutahaean yang juga mantan Politikus Partai Demokrat itu.

Baca juga: Ferdinand Hutahaean Siap Diperiksa Bareskrim Polri Senin Pekan Depan

"Kalau aku sih Allahku luar biasa,maha segalanya. Dialah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela," ucap Anwar dikutip dalam keterangan tertulisnya Jumat (7/1/2022).

Anwar turut mempertanyakan, mengapa komentar itu keluar dari Ferdinand Hutahaean yang katanya sangat menghargai perbedaan. Serta tidak mau ada orang atau pihak-pihak yang menghina dan atau merendahkan Tuhan dan atau agama orang lain.



"Tetapi mengapa hal ini dia langgar dan lakukan sendiri ya? Sehingga hal ini tentu saja akan sangat menyakiti hati umat Islam," ucapnya.

Sehingga ia mengimbau Ferdinand, dapat meminta maaf kepada umat Islam. "Saya mengimbau saudara Ferdinand Hutahaean untuk secara rendah hati, meminta maaf kepada umat Islam, agar pernyataannya tersebut tidak membuat gaduh negeri ini," tegasnya.

Sebelumnya, Ferdinand Hutahaean menjadi sorotan publik ketika dirinya mengunggah cuitan di media sosial Twitter berisikan hal yang diduga menistakan agama. Bahkan, dirinya harus berurusan dengan pihak berwajib.

"Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa Maha Segalanya," tutur Ferdinand dalam akun Twitter pribadinya @FerdinandHaean3.

Kemudian Ferdinand mengunggah video berdurasi 2 menit yang berisikan klarifikasi terkait cuitannya tersebut. Ferdinand mengaku bahwa tulisan itu tidak bermaksud menyerang suatu kelompok agama.

"Yang mau saya sampaikan kali ini adalah bahwa cuitan saya tersebut tidak sedang menyasar kelompok tertentu kaum tertentu orang tertentu atau agama tertentu," kata Ferdinand.

Ferdinand mengatakan kalau dirinya hanya melakukan dialog imajiner yang hanya ada di dalam hati dan pikirannya.

"Yang saya lakukan itu adalah dialog imajiner antara pikiran dan hati saya ketika saya. Saya menyatakan Hai Ferdinand kalau akan habis tidak ada yang bisa menjagamu Allah melemah. Tetapi kemudian hati saya berkata Hey kau tidak Ya Allah kuat jadi jangan Samakan Allahku dengan Allahmu," jelasnya.

Selain itu, Ferdinand juga mengaku sedang ada beban pikiran. Ferdinand juga sudah meminta maaf kepada orang-orang yang merasa dirugikan karena cuitan tersebut.

"Kemarin saya sedang banyak beban, tapi sekarang sudah tidak apa-apa. Saya minta maaf kepada siapa pun yang merasa cuitan saya mengganggu atau membuat siapa pun tidak nyaman tapi intinya bahwa itu adalah dialog imajiner antara pikiran nanti saya bukan menyerang siapa pun," tuturnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
MUI Minta Presiden Prabowo...
MUI Minta Presiden Prabowo Selamatkan 5 WNI yang Ditangkap Israel
MUI Ajak Umat Islam...
MUI Ajak Umat Islam Jadikan Iduladha Momentum Perkuat Persatuan dan Tingkatkan Kepedulian
Beda Pandangan soal...
Beda Pandangan soal Dam Haji, DPR Sarankan Kemenhaj dan MUI Cari Titik Temu
Beda Fatwa dengan MUI...
Beda Fatwa dengan MUI Soal Dam Haji, Kemenhaj: Bukan Paksakan, Tapi Sediakan Keleluasaan Fiqh Haji
Rekomendasi
Barongsai PRJ 2026 Sedot...
Barongsai PRJ 2026 Sedot Perhatian Pengunjung, Anak-Anak Antusias Beri Angpao
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Berita Terkini
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral IndonesiaJerman
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Mengapa Ekonomi Solid,...
Mengapa Ekonomi Solid, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Infografis
Fatwa MUI: Vaksin Covid-19 CanSino Asal China Haram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved