Ferdinand Hutahaean, Bekas Politisi yang Cari Sensasi Lewat Cuitan Kontroversi

Jum'at, 07 Januari 2022 - 00:56 WIB
loading...
Ferdinand Hutahaean, Bekas Politisi yang Cari Sensasi Lewat Cuitan Kontroversi
Ferdinand Hutahaean.Foto/SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Ferdinand Hutahaean belakangan ini ramai dibicarakan. Bekas politisi Partai Demokrat itu menyulut kontroversi lantaran Cuitannya pada Selasa (4/1/2022) dianggap kelewat batas menerjang tembok SARA.

Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, Dialah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela,” tulis dia lewat akun @FerdinandHaean3.

Pria kelahiran 18 September 1977 ini tak punya ideologi politik yang jelas. Dalam rekam jejaknya dia pernah menjabat sebagai Kadiv Hukum dan Advokasi Partai Demokrat periode 2015-2020.

Di Tahun 2014 silam, dia pun mendukung Jokowi sebagai Presiden dengan bergabung dan didapuk sebagai Ketua DPP Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP). Baca: Polri Kirim SPDP Kasus Dugaan SARA ke Kejagung dan Ferdinand Hutahaean

Ferdinand Hutahaean kerap membuat sejumlah kontroversi. Berikut sejumlah kontroversi Ferdinand Hutahaen yang telah dirangkum:

1. Pada 2018, dia dan Ruhut Sitompul terlibat perdebatan sengit. Pasalnya Ferdinand yang saat itu menjadi kader Partai Demokrat membantah tudingan Ruhut Sitompul yang menyebut Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta jabatan kepada Megawati Soekarnoputri.

2. Di Tahun 2019, Ferdinand menyinggung Wapres RI Ma'ruf Amin soal konsep infrastruktur langit saat debat capres-cawapres. "Infrastruktur langit untuk orangtua menuju ke akhirat," tulis Ferdinand pada 17 Maret 2019. Namun tak berselang lama, cuitannya itu langsung dihapus.

3. Tak hanya soal politik, dia juga nyinyir terhadap proyek pelebaran trotoar Cikini."Jakarta itu jalanannya macet, ruas jalan tak lagi ideal dengan jumlah kendaraan. Tapi koq bisa Pemda DKI merampas badan jalan untuk mempercepat trotoar hingga 3 meter lebih. Cilik yang selama ini padat makin padat. Trotoar itu cukup 1,5 meter untuk pejalan kaki," cuit Ferdinand.

4. Ferdinand juga sempat menuduh Anies Baswedan mendapat rumah mewah dari para pengembang reklamasi.
"Tolong diusulkan dong Anies baru dapat rumah mewah dari pengembang reklamasi," tulisnya.

5. Terbaru, dia menulis cuitan melalui akun Twitternya yang dianggap kelewat batas menerjang tembok SARA. "Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, Dialah Pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibelakang," tulis Ferdinand.
(hab)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1437 seconds (11.210#12.26)