Picu Kegaduhan, PITI Desak Pendeta Gilbert Minta Maaf lewat Media Massa

Jum'at, 19 April 2024 - 15:10 WIB
loading...
Picu Kegaduhan, PITI...
Ketua Umum PITI Ipong Hembing meminta Pendeta Gilbert Lumoindong meminta maaf kepada seluruh umat muslim melalui media massa. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia ( PITI ) Ipong Hembing meminta Pendeta Gilbert Lumoindong menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh umat muslim melalui media massa. Jika tidak dilakukan, PITI akan melaporkan pendeta Gilbert meminta ke polisi terkait kasus dugaan penistaan agama .

"Kami meminta Pendeta Gilbert Lumoindong untuk menyatakan meminta maaf kepada seluruh umat Islam sedunia melalui media cetak dan elektronik TV selama 3 hari berturut turut," kata Ipong kepada wartawan, Jumat (19/4/2024). Baca juga: Pendeta Gilbert Resmi Dilaporkan Dugaan Penistaan Agama ke Polda Metro

Jika dalam kurun waktu tiga hari ke depan tak dilakukan, PITI akan melaporkan Pendeta Gilbert ke polisi. "Jika dalam waktu tiga hari ke depan tidak dilakukan pdt Gibert, maka LP segera dibuat dengan dasar pasal 156 a KUHP, sanksinya 5 tahun penjara," ujarnya.

Kontroversi bermula dari ceramah Pendeta Gilbert yang dianggap menyinggung prinsip-prinsip penting dalam agama Islam, seperti salat dan zakat. Atas kegaduhan tersebut, Pendeta Gilbert sudah memberikan klarifikasi ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) hingga mantan Wapres Jusuf Kalla.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
JK Tak Mungkin Menista...
JK Tak Mungkin Menista Agama, Pangi: Ada Penumpang Gelap
Ade Armando Klaim Tak...
Ade Armando Klaim Tak Pernah Sebut JK Menistakan Agama, tapi...
Perwakilan Ormas Katolik...
Perwakilan Ormas Katolik Imbau Laporan soal Ceramah JK Dicabut: Itu Hanya Editan
HKBP Sebut Tidak Ada...
HKBP Sebut Tidak Ada Unsur Penistaan Agama dalam Ceramah JK
JK: Mudah-mudahan Allah...
JK: Mudah-mudahan Allah Memaafkan para Pemfitnah Itu
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Rekomendasi
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Berita Terkini
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
KDKMP Bakal Jadi Pusat...
KDKMP Bakal Jadi Pusat Ekonomi Desa, Mendes: 80% Penghasilan Dikembalikan ke Masyarakat
Tuntas Verifikasi Laporan...
Tuntas Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli, KPK: Hasil Hanya Disampaikan ke Pelapor
Kejagung Tunjuk 9 Eks...
Kejagung Tunjuk 9 Eks Jaksa KPK Tangani Kasus Febrie, Pakar: Harus Jawab Harapan Masyarakat
Wakili 11,7 Juta Suara...
Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Parpol Non-Parlemen Dilibatkan Bahas Revisi UU Pemilu
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved