Jokowi: Jika Ada Kenaikan Kasus Baru Langsung Pengetatan Kembali

Rabu, 10 Juni 2020 - 13:41 WIB
loading...
Jokowi: Jika Ada Kenaikan...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk tidak lengah meskipun kasus baru COVID-19 sudah menurun. Foto/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk tidak lengah meskipun kasus baru COVID-19 sudah menurun. Pasalnya kondisi ini masih sangat dinamis.

“Hati-hati jangan sampai lengah karena di lapangan masih sangat dinamis,” ujarnya saat berkunjung ke Kantor Gugus Tugas di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (10/6/2020). (Baca juga: Reisa Broto Asmoro, Magnet Baru dalam Penanganan Pandemi COVID-19)

Bahkan menurutnya evaluasi harus terus dilakukan. Meskipun sebuah daerah ada penurunan kasus baru.

“Keberhasilan pengendalian COVID-19 ini sangat ditentukan kedisplinan dan protokol kesehatan,” terangnya.

Jokowi memperingatkan tak akan segan melakukan pengetatan kembali jika suatu daerah mengalami lonjakan kasus baru. “Perlu saya ingatkan jika dalam perkembangan ditemukan kenaikan kasus baru, kenaikan kasus maka langsung akan kita lakukan pengetatan atau penutupan kembali,” tuturnya.

Lebih lanjut dia ingin agar diperkuat konsoilidasi koordinasi antara pusat dan daerah. Dalam hal ini mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/ kota sampai tingkat desa dan RT/RW. (Baca juga: Dokter Reisa Sarankan Ganti Masker Setelah Empat Jam Pemakaian)

“Perkuat koordinasi internal Forkompida, melibatkan semua elemen masyarakat. Sehingga kita semua bergotong royong, bersinergi bekerja sama menyelesaikan persoalan besar ini,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Riwayat Kepangkatan...
Riwayat Kepangkatan Tito Karnavian, Mantan Kapolri yang Jadi Mendagri di Era Jokowi dan Prabowo
Respons Mahfud MD soal...
Respons Mahfud MD soal Isu Ijazah Palsu Jokowi, Jadi Presidennya Tetap Sah
Jokowi Bersedia Jadi...
Jokowi Bersedia Jadi Dewan Pembina Rampai Nusantara
Prabowo Bangga Indonesia...
Prabowo Bangga Indonesia Pernah Dipimpin SBY dan Jokowi
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Efisiensi Anggaran Era Prabowo Akibat Buruknya Pemerintahan Jokowi
Tuding OCCRP Proksi...
Tuding OCCRP Proksi untuk Sudutkan Jokowi, Joman: Kita Pantas Curiga!
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Berita Terkini
Nadiem Berharap Divonis...
Nadiem Berharap Divonis Bebas Murni di Kasus Chromebook
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU Polri Jadi UU
YLBHI Desak Polda Metro...
YLBHI Desak Polda Metro Jaya Naikkan Status Perkara Andrie Yunus
MAKI Temukan Potensi...
MAKI Temukan Potensi Korupsi dalam Kepemilikan SPPG, Sahroni: Kejagung Wajib Usut!
Tok! Komisi III DPR...
Tok! Komisi III DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Polri ke Rapat Paripurna
Peringati Hari Laut...
Peringati Hari Laut Sedunia 2026, ASDP Bersihkan Lebih dari 13 Ton Sampah Laut dan Pesisir
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved