Sekum Muhammadiyah Ingatkan Pesan Bung Karno Kita Bukan Bangsa Kuli
Selasa, 09 Juni 2020 - 23:28 WIB
loading...
Sekum PP Muhammdiyah, Abdul Muti ikut dihadirkan sebagai pemateri dalam diskusi webinar bertajuk Pancasila dan Keadilan Sosial dalam rangka Bulan Bung Karno. Foto/Muhammadiyah
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Umum (Sekum) PP Muhammdiyah, Abdul Mu'ti ikut dihadirkan sebagai pemateri dalam diskusi webinar bertajuk Pancasila dan Keadilan Sosial dalam rangka Bulan Bung Karno yang dilaksanakan DPP PDI Perjuangan, Selasa (9/6/2020).
(Baca juga: New Normal, Gugus Tugas Terbitkan Aturan dan Persyaratan Perjalanan Orang)
Berbicara mengenai kiprah Bung Karno, Mu'ti kembali mengingatkan pesan dan kutipan dari Bapak Bangsa yang cukup legendaris ini yakni 'kita bukan bangsa kuli dan bukan kuli diantara bangsa-bangsa'. (Baca juga: Update Kasus Corona 9 Juni 2020: Penambahan Pasien Positif Capai 1.043 Orang)
Menurut Mu'ti, kemanusiaan yang adil dan beradab di sila Pancasila adalah prinsip sekaligus spirit menjadi manusia yang merdeka dan bangsa berdaulat.
"Tidak boleh ada perbudakan manusia, atas manusia lainnya. Dan kita sebagai bangsa Indonesia harus menjadi bangsa yang hebat dan besar. Bung Karno dalam sebuah pidato 'kita bukan bangsa kuli, dan bukan kulinya bangsa-bangsa. Saya kira ini lah semangat kemanusiaan yang adil dan beradab itu," kata Abdul Mu'ti.
(Baca juga: New Normal, Gugus Tugas Terbitkan Aturan dan Persyaratan Perjalanan Orang)
Berbicara mengenai kiprah Bung Karno, Mu'ti kembali mengingatkan pesan dan kutipan dari Bapak Bangsa yang cukup legendaris ini yakni 'kita bukan bangsa kuli dan bukan kuli diantara bangsa-bangsa'. (Baca juga: Update Kasus Corona 9 Juni 2020: Penambahan Pasien Positif Capai 1.043 Orang)
Menurut Mu'ti, kemanusiaan yang adil dan beradab di sila Pancasila adalah prinsip sekaligus spirit menjadi manusia yang merdeka dan bangsa berdaulat.
"Tidak boleh ada perbudakan manusia, atas manusia lainnya. Dan kita sebagai bangsa Indonesia harus menjadi bangsa yang hebat dan besar. Bung Karno dalam sebuah pidato 'kita bukan bangsa kuli, dan bukan kulinya bangsa-bangsa. Saya kira ini lah semangat kemanusiaan yang adil dan beradab itu," kata Abdul Mu'ti.
Lihat Juga :