Sekum Muhammadiyah Ingatkan Pesan Bung Karno Kita Bukan Bangsa Kuli
Selasa, 09 Juni 2020 - 23:28 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Mu'ti juga mengatakan sila kelima Pancasila secara eksplisit memuat hal keadilan sosial yang berdimensi hukum, ekonomi, dan pendidikan. Dan menurutnya, esensi keadilan sosial itu mengandung dua prinsip, yakni equality dan equity.
Equality mengandung prinsip kemanusiaan memiliki kedudukan yang sama di dalam hukum dan pemerintahan. Manusia sebagai warga negara tidak boleh dibedakan menurut kelas sosialnya atau rasnya.
Equity mengandung prinsip bahwa tidak boleh ada kesenjangan apapun di negeri ini. "Sehingga harus ada pemihakan yang kuat terhadap yang lemah. Yang sering saya sebut harus ada pemihakan dari kaum elit kepada kaum alit," katanya.
Baginya, yang perlu diwujudkan ke depan adalah bagaimana menjamin terlaksananya prinsip tersebut di dalam kehidupan, baik secara kultural maupun secara struktural.
Secara kultural bisa diwujudkan dengan memperkuat pemberdayaan rakyat dalam bentuk jaminan hukum, jaminan sosial, dan jaminan politik.
Equality mengandung prinsip kemanusiaan memiliki kedudukan yang sama di dalam hukum dan pemerintahan. Manusia sebagai warga negara tidak boleh dibedakan menurut kelas sosialnya atau rasnya.
Equity mengandung prinsip bahwa tidak boleh ada kesenjangan apapun di negeri ini. "Sehingga harus ada pemihakan yang kuat terhadap yang lemah. Yang sering saya sebut harus ada pemihakan dari kaum elit kepada kaum alit," katanya.
Baginya, yang perlu diwujudkan ke depan adalah bagaimana menjamin terlaksananya prinsip tersebut di dalam kehidupan, baik secara kultural maupun secara struktural.
Secara kultural bisa diwujudkan dengan memperkuat pemberdayaan rakyat dalam bentuk jaminan hukum, jaminan sosial, dan jaminan politik.
Lihat Juga :