KRI Parang TNI AL Tarik Kapal Pengungsi Rohingya dari Tengah Laut
Kamis, 30 Desember 2021 - 18:56 WIB
loading...
TNI AL mengerahkan KRI Parang-647 untuk menarik kapal pengungsi Rohingya dari perairan Bireun menuju Pelabuhan Kruengkeukuh, Kota Lhokseumawe. Foto/Dispenal
A
A
A
JAKARTA - TNI Angkatan Laut (AL) mengerahkan KRI Parang-647 untuk menarik kapal pengungsi Rohingya dari perairan Bireun menuju Pelabuhan Kruengkeukuh, Kota Lhokseumawe. Kapal itu diketahui membawa lebih dari 100 orang.
Kadispenal Laksma TNI Julius Widjojo menuturkan, lokasi ini dipilih mengingat perlunya sarana labuh agar tidak terjadi keramaian yang dapat mengganggu jalannya proses pemeriksaan kesehatan. Dirinya mengatakan penarikan telah dilaksanakan sejak pukul 06.00 WIB pagi.
Menurut dia, upaya itu dilakukan setelah kondisi cukup terang dan aman untuk proses pengikatan dan penarikan kapal di tengah ombak laut lepas. "Estimasi akan tiba di Pelabuhan Kruengkeukuh Lhokseumawe sekitar pukul 18.30 WIB," jelas Julius, Kamis (30/12/2021).
![KRI Parang TNI AL Tarik Kapal Pengungsi Rohingya dari Tengah Laut]()
Baca juga: Pemerintah Putuskan Tampung Pengungsi Rohingya yang Terombang-ambing di Laut Bireun
Kadispenal Laksma TNI Julius Widjojo menuturkan, lokasi ini dipilih mengingat perlunya sarana labuh agar tidak terjadi keramaian yang dapat mengganggu jalannya proses pemeriksaan kesehatan. Dirinya mengatakan penarikan telah dilaksanakan sejak pukul 06.00 WIB pagi.
Menurut dia, upaya itu dilakukan setelah kondisi cukup terang dan aman untuk proses pengikatan dan penarikan kapal di tengah ombak laut lepas. "Estimasi akan tiba di Pelabuhan Kruengkeukuh Lhokseumawe sekitar pukul 18.30 WIB," jelas Julius, Kamis (30/12/2021).

Baca juga: Pemerintah Putuskan Tampung Pengungsi Rohingya yang Terombang-ambing di Laut Bireun
Lihat Juga :