Masyarakat Diimbau Jangan Mudah Percaya Orang Bisa Luluskan Jadi CPNS
Kamis, 30 Desember 2021 - 06:34 WIB
loading...
Masyarakat diingatkan jangan percaya jika ada oknum yang mengaku bisa meluluskan jadi CPNS. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Masyarakat diingatkan jangan percaya jika ada oknum yang mengaku bisa meluluskan jadi CPNS . Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Anwar Hafid.
Baca juga: Kemenag Umumkan Hasil Seleksi CPNS 2021, Ini Daftarnya
Anwar menjelaskan, dahulu penerimaan CPNS masih ditentukan oleh bupati, tetapi sekarang seleksi terpusat sistem CAT (computer assisted test). Sehingga siapapun tidak ada yang bisa jadi perantara atau dalam bahasa sederhananya calo PNS.
Baca juga: 4 Sekolah Kedinasan Paling Diburu, Bergaji Tinggi dan Otomatis CPNS
"Jangan lagi percaya kalau ada orang yang tawarkan bisa luluskan calon PNS, anaknya Presiden Jokowi saja tidak lulus PNS," kata Anwar dalam keterangannya dikutip, Kamis (30/12/2021).
Politikus Partai Demokrat ini menjelaskan, Komisi II DPR yang bermitra dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga memiliki tugas mengawasi penyelenggaran seleksi CASN. Termasuk seleksi penerimaan tenaga administrasi maupun tenaga teknis lainnya.
Kemudian sambung Anwar, tugasnya di Komisi II juga mengawasi pemerintahan daerah, baik gubernur maupun bupati. Karena itu, apabila ada penyelenggara pemerintah di daerah yang tidak sesuai ketentuan dan dirinya berbicara keras memang sudah menjadi tugasnya.
Baca juga: Kemenag Umumkan Hasil Seleksi CPNS 2021, Ini Daftarnya
Anwar menjelaskan, dahulu penerimaan CPNS masih ditentukan oleh bupati, tetapi sekarang seleksi terpusat sistem CAT (computer assisted test). Sehingga siapapun tidak ada yang bisa jadi perantara atau dalam bahasa sederhananya calo PNS.
Baca juga: 4 Sekolah Kedinasan Paling Diburu, Bergaji Tinggi dan Otomatis CPNS
"Jangan lagi percaya kalau ada orang yang tawarkan bisa luluskan calon PNS, anaknya Presiden Jokowi saja tidak lulus PNS," kata Anwar dalam keterangannya dikutip, Kamis (30/12/2021).
Politikus Partai Demokrat ini menjelaskan, Komisi II DPR yang bermitra dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga memiliki tugas mengawasi penyelenggaran seleksi CASN. Termasuk seleksi penerimaan tenaga administrasi maupun tenaga teknis lainnya.
Kemudian sambung Anwar, tugasnya di Komisi II juga mengawasi pemerintahan daerah, baik gubernur maupun bupati. Karena itu, apabila ada penyelenggara pemerintah di daerah yang tidak sesuai ketentuan dan dirinya berbicara keras memang sudah menjadi tugasnya.
Lihat Juga :