Kemenag Sebut Generasi Milenial Agen Moderasi Beragama
Rabu, 29 Desember 2021 - 15:19 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) Ewaldus Bole mempertanyakan mengapa Indonesia memerlukan gerakan moderasi beragama.
“Ada satu pertanyaan reflektif untuk kita saat ini. Mengapa diperlukan suatu gerakan Moderasi Agama? Apakah persoalan terorisme dan radikalisme disebabkan oleh Agama? Bagi saya akar persoalannya adalah karena kultur politik kita yang lebih mementingkan kepentingan suara mayoritas masyarakat kita. Ruang politik tidak pernah dibangun atas dasar kepentingan bersama, melainkan atas kepentingan kelompok yang pada akhirnya melahirkan politik identitas. Jadi persoalan-persoalan tersebut bukan karena agama. Agama-agama selalu mengajarkan perdamaian dan solidaritas bersama sebagai sesama manusia,” jelas pria yang biasa dipangil Aldo.
Menurut Aldo, dalam konteks hidup berbangsa dan bernegara yang tidak kalah penting adalah memiliki pemahaman yang sama bahwa setiap orang adalah warga negara yang memiliki hak dan kewajiban yang sama tanpa memandang latar belakang agama, suku, ras, dan lain-lain.
Ketua Bidang Kegamaan PB PMII M. Irkham Thamrin menyatakan moderasi beragama sangat penting dalam kehidupan bernegara. “Kami mengapresiasi konsep moderasi beragama untuk diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.
“Ada satu pertanyaan reflektif untuk kita saat ini. Mengapa diperlukan suatu gerakan Moderasi Agama? Apakah persoalan terorisme dan radikalisme disebabkan oleh Agama? Bagi saya akar persoalannya adalah karena kultur politik kita yang lebih mementingkan kepentingan suara mayoritas masyarakat kita. Ruang politik tidak pernah dibangun atas dasar kepentingan bersama, melainkan atas kepentingan kelompok yang pada akhirnya melahirkan politik identitas. Jadi persoalan-persoalan tersebut bukan karena agama. Agama-agama selalu mengajarkan perdamaian dan solidaritas bersama sebagai sesama manusia,” jelas pria yang biasa dipangil Aldo.
Menurut Aldo, dalam konteks hidup berbangsa dan bernegara yang tidak kalah penting adalah memiliki pemahaman yang sama bahwa setiap orang adalah warga negara yang memiliki hak dan kewajiban yang sama tanpa memandang latar belakang agama, suku, ras, dan lain-lain.
Ketua Bidang Kegamaan PB PMII M. Irkham Thamrin menyatakan moderasi beragama sangat penting dalam kehidupan bernegara. “Kami mengapresiasi konsep moderasi beragama untuk diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.
(cip)
Lihat Juga :