Antisipasi Omicron, BIN Gencarkan Lagi Vaksinasi
Senin, 27 Desember 2021 - 19:16 WIB
loading...
A
A
A
Di Indramayu, BIN menyasar warga Eretan Wetan Blok Condong Kandanghaur. Saat itu, kawasan tersebut sedang dilanda banjir. "Dengan sudah dilakukannya vaksinasi terhadap warga di daerah rawan banjir, dapat mencegah penyebaran pandemi di tempat pengungsian," kata Deddy.
Baca juga: Buku Budi Gunawan Kupas Dampak Post Truth dan Cara Mengatasinya
BIN juga menyasar para pelajar usia 6-11 tahun. Seperti halnya yang dilakukan BIN Daerah Sumatera Barat. Kepala BIN Daerah (Kabinda) Sumbar, Hendra mengatakan, vaksinasi diadakan di SDN 13 Pasar Remaja, Kota Sawahlunto. Adapun jenis vaksin yang diberikan adalah Sinovac.
"Kembali dilaksanakan program vaksinasi untuk anak usia 6 hingga 11 tahun, di Kota Sawahlunto. Ada 14 gerai vaksin yang didirikan di masing-masing sekolah dengan jumlah peserta sebanyak 1.413 pelajar," tutur Hendra.
Gencarkan Vaksinasi di Kawasan Capaian Rendah
BIN Daerah Kalimantan Barat menggelar vaksinasi secara massal. Kali ini, vaksinasi menyasar daerah yang capaian vaksinasinya masih rendah.
"Dari informasi dan data yang kami himpun, ada sejumlah desa yang tidak optimal dalam menggalakkan kegiatan vaksinasi. Parahnya, ada Kades yang sampai hari ini belum vaksin," kata Kaposda Binda Kabupaten Kayong Utara Kurniaji mewakili Kabinda Kalbar Brigjen Pol Rudy Tranggono.
Baca juga: Buku Budi Gunawan Kupas Dampak Post Truth dan Cara Mengatasinya
BIN juga menyasar para pelajar usia 6-11 tahun. Seperti halnya yang dilakukan BIN Daerah Sumatera Barat. Kepala BIN Daerah (Kabinda) Sumbar, Hendra mengatakan, vaksinasi diadakan di SDN 13 Pasar Remaja, Kota Sawahlunto. Adapun jenis vaksin yang diberikan adalah Sinovac.
"Kembali dilaksanakan program vaksinasi untuk anak usia 6 hingga 11 tahun, di Kota Sawahlunto. Ada 14 gerai vaksin yang didirikan di masing-masing sekolah dengan jumlah peserta sebanyak 1.413 pelajar," tutur Hendra.
Gencarkan Vaksinasi di Kawasan Capaian Rendah
BIN Daerah Kalimantan Barat menggelar vaksinasi secara massal. Kali ini, vaksinasi menyasar daerah yang capaian vaksinasinya masih rendah.
"Dari informasi dan data yang kami himpun, ada sejumlah desa yang tidak optimal dalam menggalakkan kegiatan vaksinasi. Parahnya, ada Kades yang sampai hari ini belum vaksin," kata Kaposda Binda Kabupaten Kayong Utara Kurniaji mewakili Kabinda Kalbar Brigjen Pol Rudy Tranggono.
Lihat Juga :