Kakorlantas dan Menhub Cek Bandara, Tempat Karantina, dan Terminal Jatim
Minggu, 26 Desember 2021 - 21:57 WIB
loading...
A
A
A
"Selain Jakarta itu sekarang setiap hari sudah menerima lebih dari 3.000 penumpang setiap hari, dan PMI yang ke Jakarta itu kurang lebih 1.500. Oleh karenanya Juanda menjadi pilihan dan kami sudah melakukan asesmen yang di Juanda cukup baik ya. Koordinasi Pak Pangdam, Pak Kapolda, Pak Sekda itu sangat baik," tambahnya.
Budi mengakui ada beberapa kualifikasi yang disampaikan dari Kemenkes untuk tempat karantina, yang memang sudah melakukan evaluasi tentang Omicron. "Kita sudah sepakat akan menyediakan kamar, tadi Pak Pangdam dan Pak Kapolda bisa menyediakan kurang lebih 1.500 kamar. Artinya kalau di sini akan ada isolasi selama 10 hari, maka paling tidak 100 atau kalau jumlahnya bisa ditingkat 150. Jika satu pesawat mendarat di Surabaya," ujarnya.
Menhub bersama rombongan lanjut melakukan pengecekan penerapan protokol kesehatan di Terminal Bus Bungurasih, dipandu oleh Kepala Terminal Bungurasih meliputi penggunaan masker bagi pengunjung, Barcode PeduliLindungi dan penerapan jaga jarak. Selain itu, di Bungurasih ini juga dilaksanakan kegiatan vaksinasi bagi para penumpang, dengan sasaran target vaksin 100 orang, didukung vaksin dari Dinkes Sidoarjo serta personel vaksinator dari Puskesmas Medaeng sebanyak 12 personel.
Dalam kesempatan ini, Budi Karya dan Firman Shantyabudi memastikan bahwa perjalanan darat, laut, dan udara yang akan dilakukan masyarakat bisa berjalan dengan baik. "Oleh karenanya kami secara resmi ini ada satu Instruksi presiden bahwa perjalanan harus baik, sopan dan lancar, tetapi prokes harus dilaksanakan," ujar Budi Karya saat melakukan pengecekan di Terminal Bungurasih.
Budi Karya Pangdam, Kapolda Jatim, dan Pemkot Surabaya yang melaksanakan prokes ketat. “Tadi kami melihat ada dilakukan antigen, ada yang dilakukan vaksinasi, menunjukkan bahwa mereka yang melakukan perjalanan harus melaksanakan vaksinasi dan antigen," pungkasnya.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi menambahkan beberapa poin. Yang pertama, tetap terus mengingatkan sepanjang kegiatan pengamanan Nataru ini.
Budi mengakui ada beberapa kualifikasi yang disampaikan dari Kemenkes untuk tempat karantina, yang memang sudah melakukan evaluasi tentang Omicron. "Kita sudah sepakat akan menyediakan kamar, tadi Pak Pangdam dan Pak Kapolda bisa menyediakan kurang lebih 1.500 kamar. Artinya kalau di sini akan ada isolasi selama 10 hari, maka paling tidak 100 atau kalau jumlahnya bisa ditingkat 150. Jika satu pesawat mendarat di Surabaya," ujarnya.
Menhub bersama rombongan lanjut melakukan pengecekan penerapan protokol kesehatan di Terminal Bus Bungurasih, dipandu oleh Kepala Terminal Bungurasih meliputi penggunaan masker bagi pengunjung, Barcode PeduliLindungi dan penerapan jaga jarak. Selain itu, di Bungurasih ini juga dilaksanakan kegiatan vaksinasi bagi para penumpang, dengan sasaran target vaksin 100 orang, didukung vaksin dari Dinkes Sidoarjo serta personel vaksinator dari Puskesmas Medaeng sebanyak 12 personel.
Dalam kesempatan ini, Budi Karya dan Firman Shantyabudi memastikan bahwa perjalanan darat, laut, dan udara yang akan dilakukan masyarakat bisa berjalan dengan baik. "Oleh karenanya kami secara resmi ini ada satu Instruksi presiden bahwa perjalanan harus baik, sopan dan lancar, tetapi prokes harus dilaksanakan," ujar Budi Karya saat melakukan pengecekan di Terminal Bungurasih.
Budi Karya Pangdam, Kapolda Jatim, dan Pemkot Surabaya yang melaksanakan prokes ketat. “Tadi kami melihat ada dilakukan antigen, ada yang dilakukan vaksinasi, menunjukkan bahwa mereka yang melakukan perjalanan harus melaksanakan vaksinasi dan antigen," pungkasnya.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi menambahkan beberapa poin. Yang pertama, tetap terus mengingatkan sepanjang kegiatan pengamanan Nataru ini.
Lihat Juga :