Awasi Penanganan Covid-19, Ombudsman Minta Kemenkes Waspada Omicron
Sabtu, 25 Desember 2021 - 14:04 WIB
loading...
Anggota Ombudsman RI Indraza Marzuki Rais meminta pemerintah mewaspadai varian Omicron terkait potensi penyebaran Covid-19. Foto/ombudsman.go.id
A
A
A
JAKARTA - Ombudsman mencatat kasus harian Covid-19 meningkat secara signifikan pada akhir Juni hingga Agustus 2021 seiring dengan masuknya varian Delta Corona ke Indonesia. Hal ini merupakan salah satu hal yang turut disampaikan dalam Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) terkait penanganan Covid-19.
Dalam laporan yang disampaikan kepada Kementerian Kesehatan tersebut, Ombudsman juga menyoroti kelangkaan tempat tidur di fasilitas kesehatan, ketersediaan obat terapi Covid-19 dan oksigen medis. Selain itu, Ombudsman juga melakukan pengawasan terhadap upaya percepatan vaksinasi yang juga menjadi penting untuk terciptanya kekebalan komunal atau herd immunity.
“Sempat tercatat setidaknya terjadi kenaikan Bed Occupancy Rate (BOR) di Rumah Sakit, kelangkaan oksigen dan obat terapi Covid-19 bahkan terhambatnya pencairan insentif bagi para tenaga kesehatan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan,” kata anggota Ombudsman RI Indraza Marzuki Rais dalam keterangannya, Sabtu (25/12/2021).
Baca juga: Ombudsman Sarankan Perbaikan Kriteria Petani Penerima Pupuk Subsidi
Indraza menjelaskan, penyebab terjadinya kelangkaan tempat tidur di fasilitas pelayanan kesehatan antara lain karena minimnya upaya antisipasi lonjakan pasien yang mungkin terjadi, keterbatasan SDM tenaga kesehatan baik secara jumlah maupun kompetensi yang ditempatkan di ruang ICU serta keterbatasan anggaran di fasilitas pelayanan kesehatan untuk menambah jumlah tempat tidur.
Dalam laporan yang disampaikan kepada Kementerian Kesehatan tersebut, Ombudsman juga menyoroti kelangkaan tempat tidur di fasilitas kesehatan, ketersediaan obat terapi Covid-19 dan oksigen medis. Selain itu, Ombudsman juga melakukan pengawasan terhadap upaya percepatan vaksinasi yang juga menjadi penting untuk terciptanya kekebalan komunal atau herd immunity.
“Sempat tercatat setidaknya terjadi kenaikan Bed Occupancy Rate (BOR) di Rumah Sakit, kelangkaan oksigen dan obat terapi Covid-19 bahkan terhambatnya pencairan insentif bagi para tenaga kesehatan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan,” kata anggota Ombudsman RI Indraza Marzuki Rais dalam keterangannya, Sabtu (25/12/2021).
Baca juga: Ombudsman Sarankan Perbaikan Kriteria Petani Penerima Pupuk Subsidi
Indraza menjelaskan, penyebab terjadinya kelangkaan tempat tidur di fasilitas pelayanan kesehatan antara lain karena minimnya upaya antisipasi lonjakan pasien yang mungkin terjadi, keterbatasan SDM tenaga kesehatan baik secara jumlah maupun kompetensi yang ditempatkan di ruang ICU serta keterbatasan anggaran di fasilitas pelayanan kesehatan untuk menambah jumlah tempat tidur.
Lihat Juga :