Bunda, Didongengi Itu Dibohongi?

Jum'at, 24 Desember 2021 - 08:34 WIB
loading...
A A A
Manfaat terbesar yang akan dirasakan anak seumur hidup adalah perasaan selalu dicintai. Mendongeng akan mempererat hubungan orang tua dengan anak. Orang tua dapat memahami kemampuan anak melalui komunikasi dan interaksi yang terjalin selama mendongeng. Anak merasa dihargai, karitatif.

baca juga: Inilah Sosok Pida, Gadis Manis Pejuang Literasi yang Pintar Mendongeng

Sayang, tradisi membacakan dongeng belum disambut baik dalam mata pelajaran sekolah. Kelas awal baik KB, TK, SD kelas I-II merupakan ladang pengalaman anak bersekolah pertama kali. Ini usia emas sang anak, the golden age. Apabila tahap awal ini anak sudah senang menikmati dongeng, anak pun akan bergairah menuntut ilmu pengetahuan sekaligus ilmu kehidupan. Nah, sosok guru berperan utama dalam memberi kesan, sekolah itu menyenangkan. Sekolah ramah anak, ramah lingkungan. Sekolah dapat memuaskan rasa ingin tahu anak dan menggemukkan kreativitas. Guru harus cerdik menerapkan metode mendidik. Lagi-lagi, gunakan metode mendongeng, bercerita.

Milieu kancil lampau akan menjadi kontradiktif dengan semangat zaman milenial 4.0. Namun, virus karakternya yang destruktif itulah yang semula dijadikan fantasi-fantasi kreatif dan kecakapan memecahkan masalah, kini justru memanen masalah. Virus karakter kancil adalah tuah dan buah yang harus kita tanggung bersama. Anak-anak milenial kita menyaksikan kiprah kancil-kancil modern yang sejatinya gagap bersikap. Ada perayaan besar tentang dongeng kehidupan, tetapi sekadar ritual. Justru core-dongeng tentang hidup saleh, hidup sosial, hidup bersinergi aku memberi kamu menerima, adalah fantasi hidup yang disingkirkan.

baca juga: Mendongeng Dapat Membantu Optimalkan Tumbuh Kembang Anak

Tujuan mendongeng adalah seni menuang gagasan dalam pikiran, tidak saja menghibur pendengar, tetapi justru menularkan nilai-nilai moralitas dan spiritualitas hidup yang terkandung dalam inti cerita. Nilai-nilai moral hakiki meliputi kejujuran, keadilan, tanggung jawab, peduli, tolong-menolong, kebersamaan, kenegarawanan, keberanian, dan persahabatan berperan besar dalam melatih kepekaan sosial anak terhadap lingkungannya.

Satu sisi dongeng memang menjadi metode efektif guna mendidik anak. Dongeng digemari anak karena menyuguhkan aneka nasihat, petuah, teladan, atau hikmah melalui figur tokoh cerita. Satu sisi lain, dongeng adalah berhala kuno yang santun selalu kita rawat. Tantangan bagi para orang tua terkini wajib mengemas dongeng-dongeng yang mendidik, sehingga anak-anak aman meneladan kisah-kisah tersebut.

Dalam konteks inilah peran dan sentuhan sastrawi dimunculkan. Buatlah dongeng modifikasi. Revitalisasi dongeng. Buatlah anak-anak ketagihan dibacakan dongeng. Jadi, tidak ada alasan pesimistis untuk mengatakan kepada anak, “Aduh, Bunda nggak bisa mendongeng, Nak! Sana sama ayahmu saja.”

baca juga: Satgas TMMD 111 Obati Kerinduan Anak-akan Cerita Dongeng
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maarif Institute Ajak...
Maarif Institute Ajak Publik Meneladani Buya Syafii melalui Pentas Budaya
Hari Seni Sedunia, Ibas...
Hari Seni Sedunia, Ibas Dorong Penguatan Seni Budaya Kreatif
Budaya Tempe Ditargetkan...
Budaya Tempe Ditargetkan Masuk Daftar Warisan Budaya Takbenda Dunia pada 2026
Menelisik Program Pemerintah...
Menelisik Program Pemerintah Prabowo: Perspektif Pemenuhan Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya
Kolaborasi Budaya Nusantara...
Kolaborasi Budaya Nusantara untuk Pemberdayaan Perempuan dan Penguatan UMKM
Menuju Hari Sadar Risiko...
Menuju Hari Sadar Risiko Nasional, Pemerintah Dorong Inovasi dan Budaya Antisipatif
Spirit of the Rainforest...
Spirit of the Rainforest Hadirkan Semarak Budaya Kalimantan di Bali
Tren Pesta Pernikahan,...
Tren Pesta Pernikahan, Pertahankan Nuansa Tradisional dengan Sentuhan Modern
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Rekomendasi
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Shopee Campus Cup Diperpanjang!...
Shopee Campus Cup Diperpanjang! Waktunya All Out & Kumpulkan Poin untuk Bawa Kampus Kamu Jadi Juara!
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Berita Terkini
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved