Bawa Isu Digitalisasi di G20, Menkominfo: Pemerintah Ingin Masyarakat Terlayani
Kamis, 23 Desember 2021 - 23:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Menkominfo Ajak Operator Telekomunikasi dan Lembaga Penyiaran Gemakan Presidensi G20 Indonesia
Bahkan, Pemerintah menginginkan seluruh masyarakat Indonesia terlayani secara digital dengan baik. “Sehingga migrasi aktivitas masyarakat ke ruang digital itu bisa berhasil dan berlangsung dengan baik. Dan itu adalah bagian dari perhatian para pemimpin dunia yang akan hadir selama Presidensi G20 Indonesia nanti,” ucapnya.
Menurut Johnny. dalam Keketuaan Forum G20, Indonesia menargetkan dua kesuksesan yaitu sukses penyelenggaraan dan substansi pembahasan. “Pertama kesuksesan penyelenggaraan, kita harapkan penyelenggaraan akan berlangsung dengan baik. Belajar dari apa yang dilakukan oleh penyelenggara sebelumnya, Indonesia akan memperbaiki kekurangan-kekurangan yang dilakukan atau yang terjadi pada saat lpenyelenggaraan sebelumnya,” ungkapnya.
Menteri Johnny menyatakan dalam kesuksesan yang kedua, Indonesia menargetkan dari sisi substansi pembahasan yaitu, finance track dan sherpa track. Johnny merinci, dalam kedua jalur itu terdiri dari Working Group yang meliputi 19 kegiatan.
“Working group di bidang finance sendiri ada tujuh, sementara di bidang sherpa track ada 12 pembahasan. Di bidang finance track itu di antaranya infrastructure working group, framework working group, international finance working group, finance architecture working group, sustainable finance working group, global partnership for financial inclusion, financial stability board task force dan G20/ OECD inclusive framework,” paparnya.
Bahkan, Pemerintah menginginkan seluruh masyarakat Indonesia terlayani secara digital dengan baik. “Sehingga migrasi aktivitas masyarakat ke ruang digital itu bisa berhasil dan berlangsung dengan baik. Dan itu adalah bagian dari perhatian para pemimpin dunia yang akan hadir selama Presidensi G20 Indonesia nanti,” ucapnya.
Menurut Johnny. dalam Keketuaan Forum G20, Indonesia menargetkan dua kesuksesan yaitu sukses penyelenggaraan dan substansi pembahasan. “Pertama kesuksesan penyelenggaraan, kita harapkan penyelenggaraan akan berlangsung dengan baik. Belajar dari apa yang dilakukan oleh penyelenggara sebelumnya, Indonesia akan memperbaiki kekurangan-kekurangan yang dilakukan atau yang terjadi pada saat lpenyelenggaraan sebelumnya,” ungkapnya.
Menteri Johnny menyatakan dalam kesuksesan yang kedua, Indonesia menargetkan dari sisi substansi pembahasan yaitu, finance track dan sherpa track. Johnny merinci, dalam kedua jalur itu terdiri dari Working Group yang meliputi 19 kegiatan.
“Working group di bidang finance sendiri ada tujuh, sementara di bidang sherpa track ada 12 pembahasan. Di bidang finance track itu di antaranya infrastructure working group, framework working group, international finance working group, finance architecture working group, sustainable finance working group, global partnership for financial inclusion, financial stability board task force dan G20/ OECD inclusive framework,” paparnya.
Lihat Juga :