Dukung Persiapan IKN, Sistem Peringatan Dini Bencana Banjir Berbasis IoT Diluncurkan
Selasa, 21 Desember 2021 - 19:11 WIB
loading...
A
A
A
Adapun data yang diintegrasikan oleh solusi ini mencakup informasi kota, aplikasi OPD, e-Government, Internet of Things (IoT), CCTV, sistem kesehatan, smart farmer, smart tourism, smart campus atau sistem pendidikan, sistem ekonomi, laporan masyarakat, dan lain-lain.
Selain early warning system, SKOTA Data by Lintasarta juga dilengkapi dengan fitur-fitur lain seperti data integration; IoT monitoring; geospatial visualization (menampilkan data berdasarkan sumber lokasi data); dan big data analytics (menampilkan data dalam bentuk table/grafik yang sudah diolah dan dikorelasikan antardata, sehingga memudahkan proses pengambilan keputusan).
Baca juga: Sungai Manna Lahat Meluap, 5 Desa Terendam Banjir
Didukung dengan teknologi canggih dari para partner ternama, SKOTA Data by Lintasarta kini sudah diimplementasikan di berbagai kota di Indonesia, termasuk salah satunya di Badung, Bali, dan Mimika, Papua.
Peluncuran sistem peringatan dini bencana banjir berbasis IoT dihadiri Director & Chief Operating Officer Indosat Ooredoo Vikram Sinha dan jajaran direksi, Deputi IV Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Mohammad Rudy Salahuddin; Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor; Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud; Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Budi Santosa Purwokartiko; dan Head of Mobile Networks Nokia Indonesia, Frederic Chapelard.
Selain early warning system, SKOTA Data by Lintasarta juga dilengkapi dengan fitur-fitur lain seperti data integration; IoT monitoring; geospatial visualization (menampilkan data berdasarkan sumber lokasi data); dan big data analytics (menampilkan data dalam bentuk table/grafik yang sudah diolah dan dikorelasikan antardata, sehingga memudahkan proses pengambilan keputusan).
Baca juga: Sungai Manna Lahat Meluap, 5 Desa Terendam Banjir
Didukung dengan teknologi canggih dari para partner ternama, SKOTA Data by Lintasarta kini sudah diimplementasikan di berbagai kota di Indonesia, termasuk salah satunya di Badung, Bali, dan Mimika, Papua.
Peluncuran sistem peringatan dini bencana banjir berbasis IoT dihadiri Director & Chief Operating Officer Indosat Ooredoo Vikram Sinha dan jajaran direksi, Deputi IV Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Mohammad Rudy Salahuddin; Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor; Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud; Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Budi Santosa Purwokartiko; dan Head of Mobile Networks Nokia Indonesia, Frederic Chapelard.
(abd)
Lihat Juga :