Fahri Hamzah: Presidential Threshold 20% Permudah Elite Atur Sandiwara Pemilu

Selasa, 21 Desember 2021 - 16:01 WIB
loading...
Fahri Hamzah: Presidential...
Waketum DPP Partai Gelora Fahri Hamzah menilai presidential threshold sebesar 20% akan mempermudah elite mengatur sandiwara pemilu. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Gelora Fahri Hamzah turut berkomentar soal ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold . Menurutnya, presidential threshold sebesar 20% hanya mempermudah elite mengatur sandiwara pemilu.

"PT 20% mempermudah elite mengatur sandiawara pemilu. Supaya siapa pun yang menang ya dia-dia juga," kata Fahri dalam pernyataannya di akun Instagram pribadinya, dikutip, Selasa (21/12/2021).

Menurut mantan Wakil Ketua DPR RI ini, kondisi itu serupa seperti kontestasi Pilpres 2019. Pada saat itu terjadi keterbelahan di tengah masyarakat yang hingga kini belum selesai. "Sementara dia (elite) berantem pura-puraan ternyata," ujarnya.

Baca juga: Presidential Threshold Nol Persen dan RUU PKS Dibahas LaNyalla Saat Berkunjung ke Ponpes Al Hikmah

Fahri Hamzah menyebut, konstitusi di Indonesia didesain untuk mengantisipasi kemungkinan banyaknya calon pada putaran pertama Pilpres. Sebab, sejak awal UUD 1945 adalah konstitusi negara besar dan beragam.

Menurutnya, ada mayoritas tapi minoritas juga punya hak yang sama untuk dipilih dan memilih. "Biarlah Sabang-Merauke, Miangas-Pulau Rote dan dan seluruh pesisir etnis, agama, budaya dan warna Indonesia tumpah ruah dalam pesta debat putaran pertama. Selain indah, ini akan mengurangi ketegangan yg tajam sejak awal. Dan dalam puratan kedua yg pendek tak akan ada amarah," katanya.

Baca juga: Relawan Capres Non Parpol Disarankan Bersatu Suarakan Penghapusan Presidential Threshold 20%
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Fahri Hamzah Minta Elite...
Fahri Hamzah Minta Elite Nasional Jangan Terus Kembangkan Narasi Perpecahan
Langkah DPP Rombak Pengurus...
Langkah DPP Rombak Pengurus Daerah Secara Sepihak, Jauh dari Target Elektoral
Fahri Hamzah Kritik...
Fahri Hamzah Kritik Saiful Mujani: Dunia Lagi Memerlukan Kita untuk Kompak Bersatu
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Minta Relawan Tak Terpancing...
Minta Relawan Tak Terpancing Isu Negatif, Gibran: Saya Sendiri Saja Tidak Pernah Menanggapi
Program 3 Juta Rumah...
Program 3 Juta Rumah Gagal Terwujud Tahun Ini, Fahri Hamzah Minta Maaf
Fahri Hamzah Kritik...
Fahri Hamzah Kritik Keras BP Tapera: Kebanyakan Bohongin Pak Menteri
Profil Pendidikan Fahri...
Profil Pendidikan Fahri Hamzah, Aktivis UI yang Jadi Wamen PKP Merangkap Komisaris BTN
Rekomendasi
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Korea Selatan vs Ceko:...
Korea Selatan vs Ceko: Taeguk Warriors Dijagokan Menang
Meksiko dan Tradisi...
Meksiko dan Tradisi Start Sempurna di Piala Dunia
Berita Terkini
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved