Relawan Capres Non Parpol Disarankan Bersatu Suarakan Penghapusan Presidential Threshold 20%

Senin, 20 Desember 2021 - 07:23 WIB
loading...
Relawan Capres Non Parpol...
Relawan capres non ketua umum partai politik tidak perlu saling serang, tapi harus bersatu menyuarakan penghapusan presidential threshold. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Analis Komunikasi Politik KedaiKOPI Hendri Satrio memberikan catatan mengenai presidential threshold (PT) atau ambang batas pencalonan presiden (pencapresan) 20%. Ia menyarankan, pendukung capres non ketua umum partai politik tidak perlu saling serang, karena calon yang didukung sama-sama tidak memiliki tiket capres di 2024 mendatang.

"Dengan adanya presidential threshold seharusnya para relawan dan pendukung capres non ketua parpol tidak perlu saling serang, karena posisinya mereka (capres nonparpol) sama, yaitu sama-sama tidak mempunyai tiket (untuk maju menjadi capres)," kata pria yang akrab disapa Hensat dalam peluncuran hasil survei lembaga KedaiKOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia) yang bertajuk "Dapur KedaiKOPI: Tutup Tahun 2021, Ini Kata Publik Tentang Calon Pemimpin 2024", dalam keterangannya dikutip, Senin (20/12/2021).

Hensat menyarankan agar para relawan menyatukan suara untuk menghapus PT 20% tersebut. Bagaimana agar mereka bersama-sama menekan para ketua umum parpol dan Mahkamah Konstitusi (MK) agar ketentuan tersebut dihapuskan.

Baca juga: Hendri Satrio: Capres 2024 Harus Melebihi Standar Tinggi Jokowi

"Para relawan dan pendukung seharusnya bersatu, dan seharusnya yang harus terus ditekan adalah para Ketum Parpol dan MK supaya bisa (presidential treshold) 0%, dan Ketua Parpol agar bisa lebih banyak mendengar suara rakyat," katanya.

Hasil dari survei KedaiKOPI menggambarkan tokoh parpol maupun nonparpol yang diminati masyarakat untuk menjadi calon presiden maupun calon wakil presiden. Nama dari tokoh non-parpol yang paling dipilih oleh masyarakat untuk menjadi capres dari kluster nonparpol adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang solid menempati posisi puncak elektabilitas dengan perolehan 33,5%, diikuti oleh Ridwan Kamil (23.3%), dan mantan menteri KKP Susi Pudjiastuti, sebanyak 11,8%.

Sedangkan nama capres yang berasal dari tokoh parpol yang memiliki elektabilitas tertinggi adalah Prabowo Subianto (55,4%) dan AHY di posisi kedua dengan angka 16,0%. Sementara kluster kepala daerah hasil survei menunjukan bahwa Anies Baswedan menjadi pemilik elektabilitas calon presiden tertinggi dengan angka 37,4% yang disusul Ganjar Pranowo (34,5%), dan Ridwan Kamil (13,8%).

Baca juga: Survei Capres 2024: Elektabilitas Anies Tertinggi Pada Kluster Kepala Daerah dan Non Parpol

Survei Opini Publik Menuju 2024 diselenggarakan pada 16-24 November 2021 dengan metode survei Face to Face Interview (Home Visit), kepada 1.200 responden yang berada di 34 provinsi dengan error sampling sebesar ±2,83% pada pada interval kepercayaan 95%.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
Rekomendasi
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
Tuchel Kritik FIFA,...
Tuchel Kritik FIFA, Timnas Inggris Dipaksa Lawan Meksiko dalam Kondisi Tak Menguntungkan
Berita Terkini
DPR Desak Pengadaan...
DPR Desak Pengadaan Gembok Rp92,5 Miliar di Ditjenpas Diaudit
Roy Suryo Soroti Karya...
Roy Suryo Soroti Karya Jurnalistik Dijadikan Bukti dalam Dakwaan Dokter Tifa
Menhut Tegaskan Amplop...
Menhut Tegaskan Amplop Bupati Kuansing Dikembalikan dan Tak Ada Pelepasan Hutan
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Transformasi Polri di Era Listyo Sigit Dapat Apresiasi
Kemandirian Fiskal Tertinggi...
Kemandirian Fiskal Tertinggi Kategori Kota se-Indonesia, Semarang Ditetapkan Jadi Transformer City
Menhut Ngaku Sempat...
Menhut Ngaku Sempat Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing: Sudah Dikembalikan 17 Hari sebelum OTT
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved