Jika Omicron Meledak, Pemerintah Perpanjang Durasi Karantina Jadi 14 Hari

Selasa, 21 Desember 2021 - 14:17 WIB
loading...
Jika Omicron Meledak,...
Pemerintah membuka opsi untuk menambah durasi karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang akan masuk ke Indonesia. Opsi itu bisa diwujudkan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah membuka opsi untuk menambah durasi karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang akan masuk ke Indonesia. Opsi itu bisa diwujudkan bila varian Covid-19 Omicron merajalela di Tanah Air.

Baca juga: Deteksi Omicron, Menkes Upayakan Produksi Reagen PCR SGTF dalam Negeri

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengimbau masyarakat, untuk tidak bepergian ke luar negeri jika tidak ada urusan yang terlalu mendesak.

Baca juga: Waspada Omicron, Sri Mulyani Ramal Ekonomi RI Kuartal IV Tumbuh di Atas 5%

"Karena nanti kalau dalam beberapa hari ini terjadi satu peningkatan Omicron yang sedemikian atau jumlah yang terpapar itu banyak, maka menjelang atau di awal tahun kita akan menetapkan 14 hari, tapi ini menjadi opsional," ucap Budi Karya usai mengikuti rapat di Kemenko PMK, Selasa (21/12/2021).

Karena itulah dirinya mengimbau masyarakat untuk tidak bepergian dulu ke luar negeri karena saat ini situasi dunia masih belum aman sepenuhnya. Pemerintah sendiri akan memonitor kondisi selama satu pekan ini sebelum memutuskan penambahan durasi karantina itu.

"Kita akan melihat perkembangan dalam satu minggu terakhir ini," jelas Budi Karya.

Sebelumnya, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah sedang mempertimbangkan opsi memperpanjang durasi karantina bagi PPLN jadi 14 hari. Saat ini durasi karantina bagi PPLN hanya 10 hari.

"Pemerintah sangat mempertimbangkan untuk meningkatkan masa karantina jadi 14 hari jika penyebaran Omicron ini semakin meluas," ujar Luhut.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Rahasia Dandy & Ozi...
Rahasia Dandy & Ozi selama Karantina Idol Terbongkar, Sampai Selundupkan Barang Ini!
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Rekomendasi
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
HGI Jakarta Domino Tournament...
HGI Jakarta Domino Tournament 2026, Ribuan Peserta Ramaikan Olahraga Pikiran
Berita Terkini
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Bareskrim Didesak Pulihkan...
Bareskrim Didesak Pulihkan Hak Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Syariah Indonesia
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Infografis
10 Makanan yang Berubah...
10 Makanan yang Berubah Jadi Racun Jika Dipanaskan Kembali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved