Skenario Kemenkes Waspada Peningkatan Omicron

Selasa, 21 Desember 2021 - 11:46 WIB
loading...
Skenario Kemenkes Waspada...
Juru Bicara Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi memastikan, Kemenkes menyiapkan skenario waspada terhadap potensi peningkatan kasus akibat varian Omicron. Foto/BNPB
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ), Siti Nadia Tarmizi memastikan Kemenkes telah menyiapkan skenario waspada terhadap potensi peningkatan kasus akibat varian Omicron . Diketahui, saat ini ada tiga kasus varian Omicron di Indonesia.

Baca juga: Liburan Nataru Dalam Ancaman Merebaknya Omicron, Baca News RCTI+

Nadia mengatakan, gejala dari varian Omicron ini cenderung sangat ringan bahkan tidak bergejala. "Jadi varian Omicron ini dikatakan, gejalanya sangat ringan bahkan cenderung tidak bergejala. Tapi problem utamanya adalah bukan masalah gejala ya kalau kita dalam penanganan pandemi ini," kata Nadia dalam keterangannya, Selasa (21/12/2021).

Baca juga: Varian Omicron Menggila di Amerika Serikat, Mencapai 73% Kasus

Nadia pun mengingatkan, di negara-negara lain seperti Belanda juga sudah memberlakukan lockdown akibat varian Omicron ini. Sementara itu, di Inggris akibat varian ini kasusnya 90.000 per hari. Bahkan kini fasilitas kesehatan juga mulai kewalahan.

"Kita lihat seperti Belanda sudah lockdown, kemudian Inggris itu kasusnya 90.000 per hari ya, dan fasilitas kesehatannya sudah mulai mulai berat," jelas Nadia.

"Dengan jumlah kasus positif yang walaupun tidak berat itu juga pasti akan menjadi tanggung jawab dari pada fasilitas kesehatan untuk memberikan pengobatan dan tatalaksana. Termasuk juga di Amerika juga sudah mulai terjadi beban yang cukup tinggi dikarenakan kasus Omicron ini," tambahnya.

Nadia memastikan, pemerintah saat ini sudah belajar dari kejadian lonjakan kasus Covid-19 pada Juli 2021 lalu. "Tentunya dari sisi kita walaupun kita sudah belajar dari yang terjadi di bulan Juli, kemungkinan-kemungkinan yang termasuk misalnya terjadi kebutuhan peningkatan untuk isolasi-isolasi," jelasnya.

"Yang kalau sekarang kan posisinya ini ada lebih pada kasus yang ringan dan tidak bergejala sehingga akan membutuhkan tempat isolasi yang banyak," sambungnya.

Sementara itu Nadia mengatakan, skenario yang nanti dilakukan jika terjadi lonjakan kasus dari varian Omicron ini adalah dengan menambah ruang-ruang fasilitas isolasi. Di antaranya dengan melakukan konversi tempat tidur di rumah sakit. Kemudian juga disiapkan obat-obat yang bisa mengurangi tingkat keparahan Covid-19.

"Artinya, ini akan menjadi salah satu beberapa skenario adalah kita kembali akan menambah ruang-ruang fasilitas isolasi yang tadinya itu di rumah sakit itu hanya untuk kasus-kasus sedang dan berat, nah ini kemungkinan juga akan bisa diberlakukan. Juga terkait obat-obatan untuk pencegahan termasuk obat-obat baru yang dikatakan bisa mengurangi keparahan Covid-19 ini," tutup Nadia.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
UU Kesehatan Digugat...
UU Kesehatan Digugat Dharma Pongrekun, Kemenkes: Aturan Disusun Perhatikan Hak Warga Negara
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Kemenkes Siapkan Penjelasan dan Dokumen Pendukung
6 Juta Pekerja Rokok...
6 Juta Pekerja Rokok Terancam di PHK, Wamenaker: Kebijakan Harus Berpihak pada Rakyat
Poltekkes Kemenkes Jakarta...
Poltekkes Kemenkes Jakarta II Gandeng Daegu Health College, Resmikan Dental Work Station Modern
Wamenkes Pantau Langsung...
Wamenkes Pantau Langsung Skrining Kesehatan Gratis Mitra Driver Gojek
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Rekomendasi
Penyanyi Oliver Tree...
Penyanyi Oliver Tree Dikabarkan Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Brasil
Gol Dramatis Amad Diallo...
Gol Dramatis Amad Diallo Antar Pantai Gading Tundukkan Ekuador
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Berita Terkini
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Infografis
Jomblo Waspada! Kesepian...
Jomblo Waspada! Kesepian Picu Penyakit Jantung hingga Diabetes
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved