Mahfud MD dan Kelompok Ahli Satgas Saber Pungli Ditantang Lakukan Ini

Kamis, 23 April 2020 - 08:29 WIB
loading...
Mahfud MD dan Kelompok...
Menko Polhukam Mahfud MD. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Politik Hukum Wain Advisory Indonesia Sulthan Muhammad Yus menilai, dilanjutkannya Satgas Saber Pungli beserta pengangkatan lima tenaga ahli dari universitas-universitas ternama menunjukkan ada kelemahan di sektor birokrasi pemerintah.

"Dulu kita kerap mendengar operasi saber pungli, namun perlahan mulai surut. Ini ada apa? Tentu perlu dijelaskan terlebih dahulu pada publik bagaimana laporan kinerja dan hasil yang dicapai oleh tim tersebut," ujar Sulthan saat dihubungi SINDOnews, Kamis (23/4/2020).

Menurut Sulthan, publik tentu bisa melihat dan menilai bagaimana rumitnya tata kelola pemerintah. Kita terbiasa menyelesaikan masalah secara sporadis dengan hasil yang bersifat sementara. (Baca juga: Masuk Kelompok Ahli Saber Pungli, Zainal Arifin Mochtar Beberkan Tugasnya ).

"Jika modelnya tim-tim dengan SK model begitu apa tidak malah tumpang tindih dengan institusi yang telah ada," tutur alumnus UIN Jakarta ini.

Di sisi lain, lanjut Sulthan, soal birokrasi pemerintah punya Kemenpan RB. Soal penegakan hukum ada Polri , Kejaksaan, bahkan KPK. Ia khawatir kehadiran Saber Pungli akan overlapping, yang ujung-ujungnya hanya menimbulkan kegaduhan baru.

Ia menganggap, soal masuknya para akademisi dan pakar sebagai tenaga ahli ini sah-sah saja. Secara keilmuan dan integritas dinilai cukup. Namum soal etos kerja tentu belum bisa disimpulkan. "Hemat saya lebih baik Pak Menko Polhukam Mahfud MD beserta nama-nama tenaga ahli tersebut memikirkan sebuah konsep yang melahirkan sistem pemberantasan pungli dari level tertinggi hingga terbawah," kata alumnus S2 UGM ini.

Dia menambahkan, jika hal tersebut dilakukan, efeknya bukan hanya dirasa untuk satu dua tahun ke depan, tapi selamanya. Dan, hal tersebut menjadi capaian tersendiri bagi pemerintah dan tentu saja dapat dirasa hasilnya oleh masyarakat luas.

"Perlu diingat, generasi sekarang sudah jengah dengan janji-janji surga yang ujung-ujungnya hanya tinggal kenangan saja," pungkas dia.

Diketahui, Menko Polhukam Mahfud MD telah menunjuk Suparman Marzuki, Zainal Arifin Mochtar, Imam B Prasodjo, Feri Amsari, dan Rhenald Kasali menjadi kelompok ahli tim atau Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Mahfud MD Usul Ambang...
Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Nol Persen atau Pemberlakuan Fraksi Threshold
GKSR Gelar FGD Bahas...
GKSR Gelar FGD Bahas RUU Pemilu hingga Ambang Batas Parlemen, Undang Mahfud dan Uceng
Mahfud MD Sebut Militeristik...
Mahfud MD Sebut Militeristik Tak Cocok di Polri, Pakar: Perlu untuk Lindungi Rakyat
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
Rekomendasi
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Miris, Lagu Kebangsaan...
Miris, Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
Infografis
Perbedaan Amnesti dan...
Perbedaan Amnesti dan Abolisi, Ini Tokoh yang Pernah Mendapatkannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved