Kritik Jokowi saat Acara MUI, Anwar Abbas Dinilai Tak Memuliakan Tamu
Senin, 20 Desember 2021 - 19:35 WIB
loading...
Pernyataan Wakil Ketua MUI Anwar Abbas yang mengeritik Presiden Jokowi dinilai tidak menghomati tamu. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas terus menjadi perbincangan hangat paska mengeritik Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Rumah Gerakan 98 Arif Bawono mengatakan, sikap Anwar Abbas yang mengeritik Presiden Jokowi saat hendak membuka kegiatan Kongres Ekonomi Umat itu jauh dari adab seorang ulama dalam menghormati tamu dan juga penguasa. Apalagi kegiatan itu digagas oleh MUI. ”Dalam Islam memuliakan tamu merupakan kewajiban. Jangankan mempermalukannya di depan umum, bahkan kita diizinkan membatalkan puasa sunah semata-mata untuk menemani tamu bersantap di ruma kita,” kata Arif Bawono, Senin (20/12/2021)
Baca juga: Masih Berpolemik, Kritik Wakil Ketua MUI Dinilai Curi Golden Momen Umat Islam
Dalam melakukan kritik atau koreksi terhadap penguasa, kata dia, adabnya adalah dilakukan secara langsung dan rahasia. Untuk itu, sekiranya itu dimaksudkan sebagai kritik ulama terhadap penguasa atau presiden pun cara dan kontennya tak layak. Sementara dari sisi konten, kata pria yang akrab disapa Boy, tidak ada yang istimewa. ”Tak heran jika Jokowi langsung menjawab tanpa teks. Sebab apa yang disebut kritikan Anwar Abbas itu sebenarnya sudah setengah jalan dilakukan koreksi dan solusinya di pemerintaan Jokowi ini,” katanya.
Baca juga: Kritik Anwar Abbas Soal Kinerja Pemerintah Dinilai Merusak Nama MUI
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Rumah Gerakan 98 Arif Bawono mengatakan, sikap Anwar Abbas yang mengeritik Presiden Jokowi saat hendak membuka kegiatan Kongres Ekonomi Umat itu jauh dari adab seorang ulama dalam menghormati tamu dan juga penguasa. Apalagi kegiatan itu digagas oleh MUI. ”Dalam Islam memuliakan tamu merupakan kewajiban. Jangankan mempermalukannya di depan umum, bahkan kita diizinkan membatalkan puasa sunah semata-mata untuk menemani tamu bersantap di ruma kita,” kata Arif Bawono, Senin (20/12/2021)
Baca juga: Masih Berpolemik, Kritik Wakil Ketua MUI Dinilai Curi Golden Momen Umat Islam
Dalam melakukan kritik atau koreksi terhadap penguasa, kata dia, adabnya adalah dilakukan secara langsung dan rahasia. Untuk itu, sekiranya itu dimaksudkan sebagai kritik ulama terhadap penguasa atau presiden pun cara dan kontennya tak layak. Sementara dari sisi konten, kata pria yang akrab disapa Boy, tidak ada yang istimewa. ”Tak heran jika Jokowi langsung menjawab tanpa teks. Sebab apa yang disebut kritikan Anwar Abbas itu sebenarnya sudah setengah jalan dilakukan koreksi dan solusinya di pemerintaan Jokowi ini,” katanya.
Baca juga: Kritik Anwar Abbas Soal Kinerja Pemerintah Dinilai Merusak Nama MUI
Lihat Juga :