Pandemi Belum Usai, Luhut Sebut Penerapan PeduliLindungi Turun 74% di Jawa-Bali
Senin, 20 Desember 2021 - 19:08 WIB
loading...
Menko Marives Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pemerintah terus memonitor pergerakan masyarakat. Perhatian pemerintah ini utamanya di tempat wisata. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menko Maritim dan Investasi (Marives) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah terus memonitor pergerakan masyarakat. Perhatian pemerintah ini utamanya di tempat-tempat wisata.
Baca juga: IHWG FKUI Sebut Sangat Penting Menjaga Kecukupan Hidrasi di Masa Pandemi
"Pemerintah juga terus memonitor secara ketat pergerakan masyarakat di tempat wisata yang naik cukup signifikan dibanding minggu lalu. Hal ini mengindikasikan pergerakan masyarakat jelang Natal dan Tahun Baru," kata Luhut , Senin (20/12/2021)
Baca juga: Berbisnis di Era Pandemi: Berinovasi atau Mati
Dia mengatakan, pemerintah terus mewaspadai pergerakan tersebut. Dia meminta agar pemda mengontrol penerapan peduli lindungi yang tengah mengalami penurunan.
"Pemerintah terus mewaspadai hal ini dengan terus mendorong pemda beserta forkopimda agar mengontrol kebijakan penerapan pedulilindungi yang saat ini penggunaan mingguannya turun di level 74% di Jawa-Bali," ujarnya.
Selain itu, Luhut meminta agar pemda tidak kendor dalam melakukan pelacakan kontak erat. "Jadi semua harus bahu membahu. Pandemi Covid-19 yang telah terjadi tampaknya jauh dari kata usai," ucapnya.
"Hal itu diperparah kelalaian kita sendiri yaitu abai terhadap protokol kesehatan. Dan juga ada euforia yang berlebihan yang akhirnya memperparah kondisi kita semua," tutupnya.
Baca juga: IHWG FKUI Sebut Sangat Penting Menjaga Kecukupan Hidrasi di Masa Pandemi
"Pemerintah juga terus memonitor secara ketat pergerakan masyarakat di tempat wisata yang naik cukup signifikan dibanding minggu lalu. Hal ini mengindikasikan pergerakan masyarakat jelang Natal dan Tahun Baru," kata Luhut , Senin (20/12/2021)
Baca juga: Berbisnis di Era Pandemi: Berinovasi atau Mati
Dia mengatakan, pemerintah terus mewaspadai pergerakan tersebut. Dia meminta agar pemda mengontrol penerapan peduli lindungi yang tengah mengalami penurunan.
"Pemerintah terus mewaspadai hal ini dengan terus mendorong pemda beserta forkopimda agar mengontrol kebijakan penerapan pedulilindungi yang saat ini penggunaan mingguannya turun di level 74% di Jawa-Bali," ujarnya.
Selain itu, Luhut meminta agar pemda tidak kendor dalam melakukan pelacakan kontak erat. "Jadi semua harus bahu membahu. Pandemi Covid-19 yang telah terjadi tampaknya jauh dari kata usai," ucapnya.
"Hal itu diperparah kelalaian kita sendiri yaitu abai terhadap protokol kesehatan. Dan juga ada euforia yang berlebihan yang akhirnya memperparah kondisi kita semua," tutupnya.
(maf)
Lihat Juga :