BNPB: 48 Meninggal, 10.571 Warga Mengungsi Akibat Erupsi Gunung Semeru
Sabtu, 18 Desember 2021 - 07:45 WIB
loading...
Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebut 48 orang meninggal dan 10.571 warga mengungsi akibat erupsi Gunung Semeru. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Proses pencarian korban erupsi Gunung Semeru resmi dihentikan. Adapun total korban jiwa yang ditemukan sebelum dihentikan proses evakuasi berjumlah 48 orang dan 10.000 warga lebih mengungsi.
"Total korban jiwa 48 meninggal, 27 luka-luka dan 10.571 mengungsi," kata Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari dalam konferensi pers virtual, Jumat (17/12/2021).
Baca juga: Semeru Naik Level Siaga, PVMBG Minta Masyarakat Hentikan Aktivitas
Abdul membeberkan erupsi Gunung Semeru juga berdampak kepada ribuan rumah dan puluhan fasilitas pendidikan rusak. "Berdasarkan hasil laporan 1.027 unit rumah terdampak, ini masih dalam pendataan. 24 unit fasilitas pendidikan terdampak, 19 unit fasilitas ibadah, dan 1 unit fasilitas kesehatan terdampak erupsi Gunung Semeru," tuturnya.
Baca juga: PVMBG Ingatkan Aktivitas Awan Panas Gunung Semeru Masih Berpotensi Terjadi
Disebutkan, total wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru ialah 21 kecamatan. Sementara itu, total lokasi pengungsian sebanyak 203 titik. Abdul menyebut meskipun proses pencarian korban hilang resmi dihentikan, petugas posko tetap melakukan pencarian. Selain itu, proses pengerjaan infrastruktur pun dilakukan.
"Belum ditemukan, saat ini masih terdata adalah sembilan orang masih dalam pencarian, tapi tidak ada fokus pada pencarian di titik-titik tertentu. Dan kami sambil melaksanakan sodetan pembenahan tanggul," katanya.
"Total korban jiwa 48 meninggal, 27 luka-luka dan 10.571 mengungsi," kata Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari dalam konferensi pers virtual, Jumat (17/12/2021).
Baca juga: Semeru Naik Level Siaga, PVMBG Minta Masyarakat Hentikan Aktivitas
Abdul membeberkan erupsi Gunung Semeru juga berdampak kepada ribuan rumah dan puluhan fasilitas pendidikan rusak. "Berdasarkan hasil laporan 1.027 unit rumah terdampak, ini masih dalam pendataan. 24 unit fasilitas pendidikan terdampak, 19 unit fasilitas ibadah, dan 1 unit fasilitas kesehatan terdampak erupsi Gunung Semeru," tuturnya.
Baca juga: PVMBG Ingatkan Aktivitas Awan Panas Gunung Semeru Masih Berpotensi Terjadi
Disebutkan, total wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru ialah 21 kecamatan. Sementara itu, total lokasi pengungsian sebanyak 203 titik. Abdul menyebut meskipun proses pencarian korban hilang resmi dihentikan, petugas posko tetap melakukan pencarian. Selain itu, proses pengerjaan infrastruktur pun dilakukan.
"Belum ditemukan, saat ini masih terdata adalah sembilan orang masih dalam pencarian, tapi tidak ada fokus pada pencarian di titik-titik tertentu. Dan kami sambil melaksanakan sodetan pembenahan tanggul," katanya.
(cip)
Lihat Juga :