Tekun...

Sabtu, 18 Desember 2021 - 06:09 WIB
loading...
A A A
Puluhan judul buku Enid diterjemahkan di Indonesia, menjadikan Gramedia sebagai penerbit teringat bagi anak-anak menggemari persembahan cerita diakui selera dunia. Kesanggupan Setyaningsih membaca ratusan buku dengan membuat tafsir memungkinkan pengamatan atas sastra anak teruji, terhindar dari omong kosong dan nasihat pasti bijak.

baca juga: Suara Merdu Anak-anak Penyandang Disabilitas Bikin Wali Kota Jakut Terpukau

Buku-buku itu dipelajari dalam beragam hal, mendapat catatan-catatan untuk dihajar dengan kritik atau termuliakan berdasarkan kebaikan dan keampuhan. Berurusan sastra anak mewajibkan keranjingan membaca dan teliti dalam membuat penafsiran. Semua tercatat dan terajukan dengan argumentasi meski ringan.

Tata cara itu terbedakan bila kita mengikuti penjelasan Murti Bunanta (1990): “Bacaan anak yang baik pada umumnya tercipta berdasarkan ilham pengarang yang diambil dari pengalaman dan prinsip hidupnya dengan tujuan yang berbagi dengan anak dan bukan semata-mata untuk ‘mengedukasikan’ anak atau memberi pesan dan wejangan-wejangan pada anak berdasarkan suatu misi atau program.”

Kalimat-kalimat itu bijak. Kita tak perlu membantah jika mengetahui ketekunan Murti Bunanta membuat tulisan-tulisan akademi bertema sastra anak. Ia mengerjakan skripsi, tesis, dan disertasi berdalih mengamati sastra anak, berharapan membekali kemaun besar memajukan sastra dan kepustakaan anak di Indonesia.

baca juga: Pacu Literasi Anak, Migo Indonesia dan Dinas Pendidikan Kota Cirebon Manfaatkan Kearifan Lokal

Di daftar pengarang Indonesia mau menulis cerita anak, Setyaningsih “meresmikan” Mansur Samin itu “salah satu yang paling tekun menulis bacaan anak”. Pengakuan setelah mengumpulkan dan membaca puluhan buku gubahan Mansur Samin. Ia tak lupa mewartakan bahwa buku-buku Mansur Samin sering berselera atau bercap Inpres diadakan oleh pemerintah sejak masa 1970-an. Kita diajak mengerti urusan sastra anak di Indonesia ada dalam “perintah” dan “ketergantungan” dengan kebijakan-kebijakan politis beranggaran besar.

baca juga: 2 Tips dari Franka Makarim untuk Tingkatkan Kemampuan Literasi Anak

Pemunculan nama Mansur Samin itu mungkin bakal diikuti dengan studi-studi Setyaningsih untuk puluhan pengarang cerita anak di Indonesia, dari masa ke masa. Kita pun memerlukan memuliakan mereka ketimbang selalu memuja pengarang-pengarang asal Amerika Serikat dan Eropa. Penerbit-penerbit di Indonesia terus saja keranjingan memihak menerbitkan buku-buku terjemahan diakui mentereng alias berselera dunia.

Perbukuan anak masih dikuasai buku-buku terjemahan gubahan ratusan pengarang dari pelbagai negara sudah memiliki keagungan sastra anak, sejak ratusan tahun lalu. Pemuliaan buku cerita anak gubahan para pengarang Indonesia pernah dilakukan oleh Riris K Sarumpaet. Studi itu diterbitkan oleh Pustaka Jaya berjudul Bacaan Anak-Anak: Suatu Penyelidikan Pendahuluan ke Hakekat, Sifat dan Corak Bacaan Anak-Anak Serta Minat Anak Pada Bacaanya (1976).

baca juga: MNC Peduli Serahkan Bantuan untuk Rumah Baca Literasi Anak Bangsa di Semarang
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengelola Sawit untuk...
Mengelola Sawit untuk Indonesia yang Kuat
Mengenal System Shift,...
Mengenal System Shift, Kerangka Baru Membaca Perubahan Dunia
Mudiruna, Kisah Ulama...
Mudiruna, Kisah Ulama Cahaya dari Rumah Sederhana
Bukan Motivasi Kosong,...
Bukan Motivasi Kosong, Positivo Theory Jadi Panduan Nyata Anak Muda Bangun Masa Depan
Rustini Muhaimin Tekankan...
Rustini Muhaimin Tekankan Budaya Literasi dengan Gerakan Membaca
Prosumenesia: Era Baru...
Prosumenesia: Era Baru Konsumen Jadi Produsen Digital
Cukup Baca 4 Buku Setahun,...
Cukup Baca 4 Buku Setahun, Risiko Stres dan Depresi Bisa Turun Signifikan
Buku “Misi untuk Raka”...
Buku Misi untuk Raka Diluncurkan, Edukasi Anak Usia Dini agar Seru Tanpa Gawai
Berani Sehat, Tak Perlu...
Berani Sehat, Tak Perlu Takut Kuman
Rekomendasi
Paraguay vs Prancis:...
Paraguay vs Prancis: Les Bleus Target Berikutnya La Albirroja?
Piala Dunia 2026 Ternoda,...
Piala Dunia 2026 Ternoda, Tim Mesir Keluhkan Aksi Polisi Dallas
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Berita Terkini
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
KPK: Kenaikan Gaji Kepala...
KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Menjamin Bakal Bebas Korupsi
Pengembalian Amplop...
Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana, KPK Terus Dalami Kasus HPT
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Pertajam DIM RUU Pemilu,...
Pertajam DIM RUU Pemilu, DPR Buka Peluang Kunjungi NU, Muhammadiyah, hingga Walubi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved