Mendes PDTT Bersama Badan Khusus PBB Bangun Ketahanan Pangan di 5 Provinsi
Jum'at, 17 Desember 2021 - 16:46 WIB
loading...
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar bersama badan khusus PBB bekerja sama membangun ketahanan pangan di desa di lima provinsi. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar membangun ketahanan pangan di desa di lima provinsi.
Hal itu disampaikan Mendes saat membuka Workshop Kolaborasi Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD), di Kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis, 16 Desember 2021.
Program kerja sama antara Kemendes PDTT dan International Fund for Agriculture Development (IFAD) ini menyasar desa-desa di 5 Provinsi yakni Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur. Pria yang akrab disapa Gus Menteri ini mengatakan, Kemendes PDTT dan IFAD memiliki kesamaan komitmen untuk melakukan proses pembangunan secara intensif berkelanjutan berbasis desa dan daerah pinggiran.
Baca juga: Dukung Destinasi Super Prioritas Labuan Bajo, Mendes PDTT Resmikan 4 Desa Wisata
Di mana target utama pembangunan tersebut, lanjutnya, adalah untuk kesinambungan ekonomi masyarakat desa menuju masyarakat sejahtera. “Targetnya adalah untuk percepatan peningkatan warga desa, utamanya di tingkat kebutuhan ekonomi, ketahanan pangan baik yang nabati maupun hewani. Supaya konsumsi daging warga kita itu meningkat. Ini sangat penting untuk penyiapan generasi di masa depan kita," katanya.
Hal itu disampaikan Mendes saat membuka Workshop Kolaborasi Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD), di Kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis, 16 Desember 2021.
Program kerja sama antara Kemendes PDTT dan International Fund for Agriculture Development (IFAD) ini menyasar desa-desa di 5 Provinsi yakni Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur. Pria yang akrab disapa Gus Menteri ini mengatakan, Kemendes PDTT dan IFAD memiliki kesamaan komitmen untuk melakukan proses pembangunan secara intensif berkelanjutan berbasis desa dan daerah pinggiran.
Baca juga: Dukung Destinasi Super Prioritas Labuan Bajo, Mendes PDTT Resmikan 4 Desa Wisata
Di mana target utama pembangunan tersebut, lanjutnya, adalah untuk kesinambungan ekonomi masyarakat desa menuju masyarakat sejahtera. “Targetnya adalah untuk percepatan peningkatan warga desa, utamanya di tingkat kebutuhan ekonomi, ketahanan pangan baik yang nabati maupun hewani. Supaya konsumsi daging warga kita itu meningkat. Ini sangat penting untuk penyiapan generasi di masa depan kita," katanya.
Lihat Juga :