Doni Monardo Ingatkan Pengambilan Keputusan New Normal Melibatkan Unsur Masyarakat

Senin, 08 Juni 2020 - 18:36 WIB
loading...
Doni Monardo Ingatkan...
Pekerja melintas di Pelican Crossing Tosari, Jakarta, Senin (8/6/2020), bertepatan dengan pekan kedua masa PSBB transisi di DKI Jakarta. Foto/SINDOnews/Isra Triansyah
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah mengumumkan sebanyak 136 kabupaten/kota di Tanah Air masuk zona kuning. Artinya di wilayah ini bisa dimulai untuk persiapan pelaksanaan new normal atau aktivitas produktif dan aman dari Covid-19.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Doni Monardo mengingatkan kepada seluruh kepala daerah di 136 kabupaten/kota yang siap melaksanakan new normal untuk melibatkan unsur masyarakat dalam pembuatan kebijakan.

"Pembukaan daerah menuju produktif dan aman Covid-19 tergantung kesiapan daerah, serta diserahkan ke bupati wali kota. Saya ingatkan agar bupati, wali kota selaku ketua Gugus Tugas selalu musyawarah melalui Forkopimda dalam melibatkan keputusan bersama masyarakat," kata Doni di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Senin (8/6/2020). (Baca juga: Sebanyak 136 Kabupaten/Kota Masuk Zona Kuning Covid-19, Ini Daftarnya ).

Unsur masyarakat tersebut, kata Doni, adalah dari pakar epidemiologi, pakar kesehatan masyarakat, pakar budaya, tokoh agama, serta pakar di bidang ekonomi kerakyatan hingga pers. Ia juga mengingatkan tiap-tiap kepala daerah untuk berkonsultasi dengan Gubernur sebagai wakil dari Pemerintah Pusat sebelum mengeluarkan kebijakan penanganan Covid-19.

Proses pelaksanaan keputusan ini, kata Doni, harus melalui tahapan prakondisi yaitu edukasi, sosialisasi, dan simulasi sesuai dengan kondisi dan karakteristik di masing-masing daerah dan dilaksanakan secara gotong royong.

Tahapan-tahapan sosial tersebut tentunya harus bisa dipahami dimengerti oleh masyarakat. "Karena keberhasilan masyarakat produktif dan aman covid-19 sangat tergantung kepada kedisiplinan masyarakat dan kesadaran kolektif sangat tergantung kepada kedisiplinan masyarakat dan kesadaran kolektif dalam mematuhi protokol kesehatan. Jangan sampai karena kelainan tahu kerja keras yang sudah kita lakukan hampir 3 bulan ini menjadi sia-sia," tegas Doni. (Baca juga: Loyalis Amien Rais Prediksi PAN Tidak Lolos ke Senayan ).

Doni pun berpesan kepada kabupaten/kota yang telah berada di zona hijau dan kuning untuk menyiapkan langkah-langkah pencegahan agar angka kasus Covid-19 tidak naik. "Kabupaten/kota yang berada pada zona hijau dan kuning harus siapkan manajemen krisis, evaluasi monitoring, testing masif, lacak agresif, putus rantai penularan. Kalau ada kenaikan kasus, tim Gugus Tugas bisa memutuskan pengetatan atau penutupan kembali setelah konsultasi dengan Gugus Tugas provinsi dan pusat."
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Jenderal Kopassus Ini...
Jenderal Kopassus Ini Tolak Uang Puluhan Juta dari Pejabat saat Kerusuhan Mei 1998
6 Fakta Menarik Doni...
6 Fakta Menarik Doni Monardo, Pernah Jabat Danpaspampres hingga Kepala BNPB
Panglima TNI Kaji Rencana...
Panglima TNI Kaji Rencana Usulan Letjen TNI (Purn) Doni Monardo Jadi Pahlawan Nasional
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Ikuti Jejak Honda, Ini...
Ikuti Jejak Honda, Ini Alasan Toyota Mendadak Bunuh Mobil Listrik Terbaiknya Lexus LF-ZC?
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Berita Terkini
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Infografis
PPN Naik Jadi 12%, Masyarakat...
PPN Naik Jadi 12%, Masyarakat Beralih ke Frugal Living
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved