Kerap Kritik Keras, Anwar Abbas Tegaskan Jokowi Tak Pernah Melarangnya

Senin, 13 Desember 2021 - 10:35 WIB
loading...
Kerap Kritik Keras,...
Waketum MUI Anwar Abbas mengatakan Presiden Jokowi tak pernah memintanya berhenti melontarkan kritik. Foto/youtube MUI
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas meluruskan informasi yang beredar di media bahwa Presiden Jokowi memintanya untuk tidak berbicara keras-keras dalam mengkritik. Menurut Buya Anwar—sapaan akrabnya, informasi tersebut tidak benar.

Yang benar, dia diingatkan teman-temannya untuk tidak memberikan kritik keras saat memberikan di hadapan Presiden Jokowi pada acara Kongres Ekonomi Umat MUI. Itu pun dilontarkan teman-temannya dengan tertawa-tawa atau santai. Buya Anwar pun menjawab bahwa tidak perlu takut mengkritik Jokowi karena kepala negara tidak antikritik.

"Lalu saya tanya kenapa? Mereka (teman-teman) tidak menjawab dan hanya tersenyum saja, lalu saya bilang dengan mereka, 'Anda jangan takut' kata saya, Pak Jokowi dan Menteri Agama itu sudah kebal dengan kritik artinya kritik tersebut tidak akan menyakiti diri beliau," ucap Buya Anwar melalui keterangan tertulis, Senin (13/12/2021).

Baca juga: Tim Ahli Wapres Minta Anwar Abbas Buka Data Ketimpangan Tanah

Ia berkesimpulan Presiden Jokowi sudah kebal dengan kritik karena memang kepala negara sangat terbuka serta tidak alergi dengan perbedaan pendapat.

"Kesimpulan saya tersebut bukan tidak berdasar karena nyaris dalam beberapa kali pertemuan saya dengan beliau baik atas nama MUI dan atau Muhammadiyah saya terbilang sangat sering menyampaikan kritik dan pandangan saya kepada beliau, baik itu ketika dalam pertemuan di Istana maupun ketika beliau datang ke kantor PP Muhammadiyah," tuturnya.

Bahkan, lanjut Buya Anwar, dalam satu pertemuan di Istana Negara, Mensesneg Pratikno pernah bilang kepada dirinya bahwa masukan dan kritikan yang disampaikan Buya Anwar telah dicatat oleh Presiden Jokowi. "Itu menandakan pak Jokowi bisa menerima kritik dan pandangan saya," jelasnya.

"Jadi media janganlah sampai mengira terlalu jauh di mana Pak Jokowi telah mengingatkan saya untuk tidak bicara keras sebelum saya menyampaikan sambutan saya. Juga di samping itu media janganlah sampai mengira bahwa saya itu memusuhi Jokowi," tegas Buya Anwar.

Baca juga: Anwar Abbas ke Menpan RB: Mana Lebih Berbahaya Radikalisme atau KKN?


Kabar Jokowi


Buya Anwar menjelaskan bahwa sebenarnya diriya tidak hanya mengkritik. Tak banyak yang tahu dia pun biasa bercanda dengan Presiden Jokowi. Dia mencontohkan kejadian ketika menyambut Jokowi di acara Kongres Ekonomi Umat MUI. Anwar mengaku saat itu menggoda kepala negara.

"Ketika saya menyambut beliau di acara Kongres Ekonomi Umat ke-2 tersebut saya bertanya, 'sehat pak Presiden' kata saya, sambil tersenyum. 'Alhamdulillah' kata beliau. Tapi kok pak Presiden kelihatan kurus, kata saya menggoda, memang segini-gininya dari dahulu kata beliau sambil tertawa," jelasnya.

"Cuma yang perlu diketahui oleh media adalah standing position saya, di mana saya ini bukanlah pendukung Pak Jokowi dan saya juga bukan orang yang menempatkan diri sebagai orang yang anti dan atau oposan kepada Jokowi. Bagi saya kalau Pak Jokowi benar maka saya akan bela beliau meskipun saya akan di-bully oleh teman-teman saya. Tapi kalau Pak Jokowi menurut saya salah ya saya tidak boleh diam dan saya sebagai warga bangsa harus mengingatkan beliau," tutup Buya Anwar.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Jokowi Buka Suara! Soal...
Jokowi Buka Suara! Soal Kasus Laptop Nadiem: Semua Kebijakan dari Presiden
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Segera Disidang, Roy Suryo: Kayaknya Ini Didorong Termul yang Ngamuk
Rekomendasi
Mulai Tahun Depan, Grammy...
Mulai Tahun Depan, Grammy Awards Tambah Kategori Musik Pop Asia
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Piala Dunia 2026: Haaland...
Piala Dunia 2026: Haaland Ngamuk, Norwegia Ungguli Irak di Babak Pertama
Berita Terkini
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved