Dansatgas Sebut Sungai Berasap hingga Kepadatan Relawan jadi Kendala Penanganan Bencana Semeru

Sabtu, 11 Desember 2021 - 05:41 WIB
loading...
Dansatgas Sebut Sungai...
Komandan Posko Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru, Kolonel Inf Irwan Subekti (kanan).Foto/Tangkapan Layar/Istimewa
A A A
JAKARTA - Komandan Posko Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru , Kolonel Inf Irwan Subekti mengungkapkan beberapa kendala terkait proses evakuasi korban. Kendalanya antara lain kondisi dasar sungai yang masih berasap menyulitkan proses pencarian oleh Tim SAR gabungan.

"Kondisi dasar sungai yang saat ini pasirnya masih berasap artinya masih panas sampai dengan saat ini sehingga proses pencarian oleh tim SAR maupun alat berat pun masih sangat terbatas walaupun ada indikasi informasi yang perlu kita dalami di titik-titik tertentu yang harus kita laksanakan pencarian," kata Irwan dalam jumpa pers secara daring, Jumat (10/12/2021).

Danrem 083/Baladhika Jaya ini mengatakan, kendala lainnya yakni banyaknya relawan yang menuju ke lokasi bencana menjadi penghambat lalu lintas pencarian dan juga pengiriman bantuan oleh Tim SAR.

"Banyaknya relawan ataupun masyarakat yang peduli terhadap kita, justru ini akan menghambat proses lalu lintas yang ada di daerah bencana ini. Kami mohon kepada masyarakat semuanya mohon kiranya memberikan bantuan saya kira cukup beberapa kendaraan saja tidak berbondong-bondong ke tempat bencana," jelasnya.

Kendala lainnya, lanjut Irwan, yakni adanya berita atau informasi bohong yang dibagikan kepada para pengungsi. Hal tersebut membuat resah masyarakat yang saat ini masih mengungsi. Baca: Tersebar di 126 Lokasi, 6.573 Orang Mengungsi Akibat Erupsi Gunung Semeru

"Satu lagi yang menghambat kita adalah adanya banyaknya hoaks, misalnya hari ini adanya hoaks tentang penjarahan dan sebagainya ini akan menggangu informasi di masyarakat dan buat resah ini masih ada juga timbul di masyarakat," ujarnya.

Selain itu, lanjut Irwan, pihaknya juga masih mendata para pengungsi mandiri yang menumpang di rumah kerabat ataupun yang mengungsi ke luar kota di tempat saudaranya.

"Pengungsi saat ini masih banyak yang mandiri artinya masih banyak numpang di saudaranya di tempat-tempat yang lain. Sehingga kalau kita dengar sampai dengan saat ini mengungsi sampai di Blitar, Bali ini nanti akan menjadi atensi bagi kita untuk mendetilkan kembali mengecek kembali itu sejauh mana rekan-rekan kita saudara-saudara kita yang sampai ke Blitar maupun ke Bali," pungkasnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPB Ungkap Indonesia...
BNPB Ungkap Indonesia Peringkat Ketiga Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia
814 Bencana Terjadi...
814 Bencana Terjadi Sepanjang 2026, BNPB: Banjir dan Cuaca Ekstrem Mendominasi
Apel Kesiapsiagaan Karhutla...
Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026 di Riau, Menko Polkam: Negara Komitmen Pencegahan Dini
Hujan Deras Intai Indonesia...
Hujan Deras Intai Indonesia hingga Sepekan ke Depan, BNPB: Minta Masyarat Waspada
BNPB Tarik Utang Luar...
BNPB Tarik Utang Luar Negeri Rp949 Miliar Buat Alat Deteksi Gempa dan Tsunami
Update Korban Bencana...
Update Korban Bencana Sumatera: 1.200 Orang Meninggal Dunia, 143 Masih Hilang
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Kekeringan Meluas, BNPB...
Kekeringan Meluas, BNPB Laporkan Ribuan Warga Terdampak
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Rekomendasi
Robot Humanoid Mengemis...
Robot Humanoid Mengemis Meminta Sedekah untuk Mengisi Daya
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Berita Terkini
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Infografis
Bencana Iklim Akan Membuat...
Bencana Iklim Akan Membuat 100 Juta Penduduk Jadi Miskin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved