IDLC 2021, Memimpin Jalan Menuju Organisasi Tanpa Batas
Jum'at, 10 Desember 2021 - 10:09 WIB
loading...
A
A
A
Sesi diawali dengan penjelasan dari CEO Astra International Daihatsu Sales Operation, Supranoto Tirtodidjojo bahwa leader adalah lead by example, empathy di mana kesehatan dan keselamatan konsumen dan karyawan menjadi prioritas utama, adaptive sehingga menghasilkan strategi yang lentur dan flexible, develop positivity dengan membangun sikap dan rasa optimis, encorage collaboration, dan resilience sehingga bisnis harus bisa bertahan.
Sementara Komisaris Utama Brantas Abipraya menjelaskan bahwa pemimpin sangat penting dalam mengokestrasi human capital dan ekosistem yang melingkupinya dengan satu arahan Think The Unthinkable. Sesi-sesi berikutnya dipaparkan chief business officer & co-founder Halodoc Doddy Lukito dan presiden direktur Polytama Propindo Didik Susilo.
Baca juga: Kepemimpinan 2 Jenderal TNI di Balik Penanganan Covid-19, Banyak Gagasan dan Terobosan
"Pada hari ketiga atau puncak IDLC 2021 berisi rekomendasi dan pembekalan para leader dalam menerapkan praktik kepemimpinan agar organisasi memiliki kehandalan dan menampilkan performa terbaik sepanjang masa," kata Atok R Aryanto.
Sesi selanjutnya dibawakan oleh Wakil Dekan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Herta Napitupulu. Menurtunya, untuk mewujudkan infinite organization perlu ada infinite spirit atau mindset dari para pemimpinnya. Sementara Direktur Kubik Leadership Fauzi Rachmanto memaparkan formulanya untuk mewujudkan infinte organization. Antara lain reconnecting team mission dengan cara menentukan beberapa prioritas, fokus kepada yang berdampak pada masa depan, menetapkan standart tinggi tetapi tim di dorong mencapai standart yang lebih tinggi. Kemudian realign team culture dengan cara menetapkan standar performa, identifikasi value yang akan dihidupkan, selalu memfasilitasi proses belajar dan memberi feedback. Reshape collaboration dengan cara embrace diversity, medorong kesempatan tiap anggota tim, earn respect by respecting them.
Acara ini ditutup oleh Jamil Azzaini, Inspirator SuksesMulia yang membahas tentang peran pemimpin, yaitu mengangkat moral tim, meningkatkan produktivitas tim, dan menjaga kelangsungan bisnis.
Sementara Komisaris Utama Brantas Abipraya menjelaskan bahwa pemimpin sangat penting dalam mengokestrasi human capital dan ekosistem yang melingkupinya dengan satu arahan Think The Unthinkable. Sesi-sesi berikutnya dipaparkan chief business officer & co-founder Halodoc Doddy Lukito dan presiden direktur Polytama Propindo Didik Susilo.
Baca juga: Kepemimpinan 2 Jenderal TNI di Balik Penanganan Covid-19, Banyak Gagasan dan Terobosan
"Pada hari ketiga atau puncak IDLC 2021 berisi rekomendasi dan pembekalan para leader dalam menerapkan praktik kepemimpinan agar organisasi memiliki kehandalan dan menampilkan performa terbaik sepanjang masa," kata Atok R Aryanto.
Sesi selanjutnya dibawakan oleh Wakil Dekan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Herta Napitupulu. Menurtunya, untuk mewujudkan infinite organization perlu ada infinite spirit atau mindset dari para pemimpinnya. Sementara Direktur Kubik Leadership Fauzi Rachmanto memaparkan formulanya untuk mewujudkan infinte organization. Antara lain reconnecting team mission dengan cara menentukan beberapa prioritas, fokus kepada yang berdampak pada masa depan, menetapkan standart tinggi tetapi tim di dorong mencapai standart yang lebih tinggi. Kemudian realign team culture dengan cara menetapkan standar performa, identifikasi value yang akan dihidupkan, selalu memfasilitasi proses belajar dan memberi feedback. Reshape collaboration dengan cara embrace diversity, medorong kesempatan tiap anggota tim, earn respect by respecting them.
Acara ini ditutup oleh Jamil Azzaini, Inspirator SuksesMulia yang membahas tentang peran pemimpin, yaitu mengangkat moral tim, meningkatkan produktivitas tim, dan menjaga kelangsungan bisnis.
(abd)
Lihat Juga :