Peduli Korban Erupsi Gunung Semeru, Polwan RI Salurkan Bantuan Makanan dan Pakaian
Rabu, 08 Desember 2021 - 17:43 WIB
loading...
Polwan RI yang dipimpin Kapusjarah Polri BJP Apriastini Baktibugiansri selaku Perwira Koordinator (Pakor) Polwan RI Brigjen Pol Apriastini Bakti Bugiansri meninjau wilayah terdampak bencana erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (8/12/2021). Fot
A
A
A
JAKARTA - Polisi Wanita (Polwan) RI yang dipimpin Kapusjarah Polri BJP Apriastini Baktibugiansri selaku Perwira Koordinator (Pakor) Polwan RI Brigjen Pol Apriastini Bakti Bugiansri bersama Karojianbang Lemdiklat Polri Brigjen Pol Juansih, meninjau wilayah terdampak bencana erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (8/12/2021).
Dalam kunjungannya, Polwan RI menyalurkan sejumlah bantuan berupa sembako, pakaian dan peralatan tidur kepada para pengungsi. Kegiatan para Polwan ini bertujuan untuk meringankan beban para korban yang terdampak.
Selain menyalurkan bantuan, Polwan RI juga mengunjungi sejumlah tempat pengungsian. Di antaranya, Koperasi PGRI, Posko pengungsian Candi Puro, Posko Pengungsian Balai Desa Jarit. Termasuk tempat pengungsian di Kampung Renteng dan Kamar Kajang.
Baca juga: Kapolri Tinjau Langsung Korban Erupsi Gunung Semeru
Untuk menghilangkan trauma para korban, Polwan RI juga mengerahkan 75 orang Tim Trauma Healing untuk membantu meringankan beban para pengungsi agar mereka tidak merasa stress dan berat menghadapi periwtiwa yang sedang dialaminya.
Dalam kunjungannya, Polwan RI menyalurkan sejumlah bantuan berupa sembako, pakaian dan peralatan tidur kepada para pengungsi. Kegiatan para Polwan ini bertujuan untuk meringankan beban para korban yang terdampak.
Selain menyalurkan bantuan, Polwan RI juga mengunjungi sejumlah tempat pengungsian. Di antaranya, Koperasi PGRI, Posko pengungsian Candi Puro, Posko Pengungsian Balai Desa Jarit. Termasuk tempat pengungsian di Kampung Renteng dan Kamar Kajang.
Baca juga: Kapolri Tinjau Langsung Korban Erupsi Gunung Semeru
Untuk menghilangkan trauma para korban, Polwan RI juga mengerahkan 75 orang Tim Trauma Healing untuk membantu meringankan beban para pengungsi agar mereka tidak merasa stress dan berat menghadapi periwtiwa yang sedang dialaminya.
Lihat Juga :