Satgas Sebut Kasus Covid-19 Mingguan di Indonesia Turun 99% dari Puncaknya
Rabu, 08 Desember 2021 - 09:56 WIB
loading...
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan saat ini penanganan virus Corona di Indonesia cukup terkendali. Itu terlihat dari menurunnya kasus positif dan kasus aktif. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan saat ini penanganan virus Corona di Indonesia cukup terkendali. Itu terlihat dari menurunnya kasus positif dan kasus aktif. Sejalan dengan itu angka kesembuhan juga terus meningkat dan kematian bisa ditekan.
Tren positif penanganan Covid-19 ini disebut berdampak pada menurunnya angka keterisian tempat tidur di rumah sakit (BOR). Kendati demikian, pemerintah masih berupaya maksimal mengakselerasi vaksinasi. Itu ditujukan untuk memberi perlindungan maksimal bagi masyarakat. Baca juga: PPKM Level 3 Dibatalkan, Simak Aturan Lengkap Libur Nataru
"Upaya yang dilakukan pemerintah ini untuk memberikan perlindungan yang maksimal kepada masyarakat," ujar Wiku dikutip dari rilis KPCPEN, Rabu (8/12/2021).
Melihat pencapaian program vaksinasi di Indonesia, saat ini pencapaian vaksin dosis 1 sebesar 68,45%, dan dosis 2 sebesar 47,59%. Namun yang disayangkan, masih ada 21 provinsi dengan cakupan vaksinasi dosis 2 di bawah angka nasional. "Dan ini perlu segera dilakukan upaya perbaikan," tegas Wiku.
Lalu untuk kondisi terkini, menunjukkan Indonesia mengalami penurunan kasus selama 20 minggu berturut-turut paska lonjakan kasus terakhir terjadi pada Juli 2021. Saat itu, total kasus mingguan tertinggi mencapai 347.847 kasus.
"Dibandingkan saat ini, kasus mingguan Indonesia mencapai 1.749 kasus, atau turun 99% dari puncaknya," jelas Wiku.
Sejalan itu, kasus aktif Indonesia juga terus menurun. Saat ini terdapat 7.526 kasus atau persentasenya 0,18%. Jika dibandingkan tingkat dunia, persentase di Indonesia jauh lebih rendah dari kasus aktif dunia saat ini sebesar 7,93%. Menurunnya kasus aktif ini terus meningkatkan angka kesembuhan.
Tren positif penanganan Covid-19 ini disebut berdampak pada menurunnya angka keterisian tempat tidur di rumah sakit (BOR). Kendati demikian, pemerintah masih berupaya maksimal mengakselerasi vaksinasi. Itu ditujukan untuk memberi perlindungan maksimal bagi masyarakat. Baca juga: PPKM Level 3 Dibatalkan, Simak Aturan Lengkap Libur Nataru
"Upaya yang dilakukan pemerintah ini untuk memberikan perlindungan yang maksimal kepada masyarakat," ujar Wiku dikutip dari rilis KPCPEN, Rabu (8/12/2021).
Melihat pencapaian program vaksinasi di Indonesia, saat ini pencapaian vaksin dosis 1 sebesar 68,45%, dan dosis 2 sebesar 47,59%. Namun yang disayangkan, masih ada 21 provinsi dengan cakupan vaksinasi dosis 2 di bawah angka nasional. "Dan ini perlu segera dilakukan upaya perbaikan," tegas Wiku.
Lalu untuk kondisi terkini, menunjukkan Indonesia mengalami penurunan kasus selama 20 minggu berturut-turut paska lonjakan kasus terakhir terjadi pada Juli 2021. Saat itu, total kasus mingguan tertinggi mencapai 347.847 kasus.
"Dibandingkan saat ini, kasus mingguan Indonesia mencapai 1.749 kasus, atau turun 99% dari puncaknya," jelas Wiku.
Sejalan itu, kasus aktif Indonesia juga terus menurun. Saat ini terdapat 7.526 kasus atau persentasenya 0,18%. Jika dibandingkan tingkat dunia, persentase di Indonesia jauh lebih rendah dari kasus aktif dunia saat ini sebesar 7,93%. Menurunnya kasus aktif ini terus meningkatkan angka kesembuhan.
Lihat Juga :