Bersurat ke Jenderal Dudung, Anggota DPR Hillary Batal Minta Ajudan dari TNI AD
Senin, 06 Desember 2021 - 09:55 WIB
loading...
Anggota Komisi I DPR RI Hillary Brigitta Lasut. Foto/dpr.go.id
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Hillary Brigitta Lasut mengirimkan surat pembatalan permohonan penugasan anggota TNI AD sebagai ajudan pribadi. Surat itu ditujukan kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman .
Terkait surat pembatalan tersebut, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna membenarkannya. "Saudari Hillary Brigitta Lasut sudah menarik dan membatalkan surat permohonannya," kata Tatang melalui keterangan tertulis, Senin (6/12/2021).
Tak hanya itu, sambung Tatang, Hilary turut menyampaikan permintaan maafnya atas ketidaknyamanan yang dibuat. Permintaan ajudan pribadi oleh Hillary sempat menimbulkan polemik. "Sekaligus meminta maaf kepada pihak TNI AD atas ketidaknyamanan ini," tuturnya.
Baca juga: Hillary Brigitta Lasut Minta Ajudan dari TNI, Politikus PAN: Bisnis Skincare Aja
Surat pembatalan permohonan penugasan anggota TNI AD sebagai ajudan pribadi anggota Fraksi NasDem itu melalui Surat nomor:125/S.E./DPR-RI/HBL/ XII/2021. Hillary menandatanganinya langsung tertanggal 3 Desember 2021.
Sebelumnya, KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman buka suara soal permintaan dari anggota DPR RI Hillary Brigitta Lasut soal ajudan yang berasal dari TNI. Jenderal Dudung menegaskan permintaan itu tak akan dipenuhinya. "(Soal permintaan ajudan) tidak akan dipenuhi," tutur Dudung ketika dikonfirmasi MNC Portal, Jumat (3/12/201).
Baca juga: Jenderal Dudung Tolak Permintaan Ajudan untuk Anggota DPR Hillary Brigitta
Terkait surat pembatalan tersebut, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna membenarkannya. "Saudari Hillary Brigitta Lasut sudah menarik dan membatalkan surat permohonannya," kata Tatang melalui keterangan tertulis, Senin (6/12/2021).
Tak hanya itu, sambung Tatang, Hilary turut menyampaikan permintaan maafnya atas ketidaknyamanan yang dibuat. Permintaan ajudan pribadi oleh Hillary sempat menimbulkan polemik. "Sekaligus meminta maaf kepada pihak TNI AD atas ketidaknyamanan ini," tuturnya.
Baca juga: Hillary Brigitta Lasut Minta Ajudan dari TNI, Politikus PAN: Bisnis Skincare Aja
Surat pembatalan permohonan penugasan anggota TNI AD sebagai ajudan pribadi anggota Fraksi NasDem itu melalui Surat nomor:125/S.E./DPR-RI/HBL/ XII/2021. Hillary menandatanganinya langsung tertanggal 3 Desember 2021.
Sebelumnya, KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman buka suara soal permintaan dari anggota DPR RI Hillary Brigitta Lasut soal ajudan yang berasal dari TNI. Jenderal Dudung menegaskan permintaan itu tak akan dipenuhinya. "(Soal permintaan ajudan) tidak akan dipenuhi," tutur Dudung ketika dikonfirmasi MNC Portal, Jumat (3/12/201).
Baca juga: Jenderal Dudung Tolak Permintaan Ajudan untuk Anggota DPR Hillary Brigitta
Lihat Juga :