Reshuffle Awal Desember? Gerindra: Kami Tak Berusaha Memengaruhi
Rabu, 01 Desember 2021 - 16:16 WIB
loading...
Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, angkat bicara ihwal kabar perombakan ( reshuffle ) kabinet akan dilakukan Istana awal Desember 2021. Dia menyatakan, partainya tak ingin masuk lebih jauh terkait isu tersebut.
Baca juga: Akui Kabar Reshuffle di Awal Desember, PAN Siap Isi Kabinet Jokowi
"Kami tidak berusaha memengaruhi, tidak berusaha, enggak sama sekali pokoknya," kata Muzani di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Rabu (1/12/2021).
Baca juga: Soal Reshuffle Kabinet, Waketum PPP Akan Tanya Tokek Istana Dulu
Wakil Ketua MPR itu menyampaikan, Gerindra percaya sepenuhnya kepada presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebab, hanya Jokowi sebagai kepala pemerintahan yang memiliki hak prerogatif untuk memutuskan hal tersebut.
"Apakah mau melakukan reshuffle kementerian apa saja, penggantinya siapa, sepenuhnya kami menyerahkan kepada Presiden. Karena itu adalah hak prerogatif Presiden," ujar dia menegaskan.
Sejumlah orang di sekitar Presiden Jokowi nampaknya mulai mendambakan adanya reshuffle atau kocok ulang kabinet dalam waktu dekat.
Hal itu mulai nampak saat sejumlah kelompok relawan Jokowi mulai mengomentari kinerja sejumlah menteri, baik soal kebijakan-kebijakannya, sampai hasrat sejumlah menteri untuk menjadi calon presiden (capres) di 2024.
Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina Jakarta Hendri Satrio juga memprediksi kemungkinan adanya reshuffle kabinet pada 8 Desember 2021.
"Iya (ada potensi reshuffle 8 Desember)," ujar pria yang akrab disapa Hensat ini saat dihubungi, Sabtu (20/11/2021).
Baca juga: Akui Kabar Reshuffle di Awal Desember, PAN Siap Isi Kabinet Jokowi
"Kami tidak berusaha memengaruhi, tidak berusaha, enggak sama sekali pokoknya," kata Muzani di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Rabu (1/12/2021).
Baca juga: Soal Reshuffle Kabinet, Waketum PPP Akan Tanya Tokek Istana Dulu
Wakil Ketua MPR itu menyampaikan, Gerindra percaya sepenuhnya kepada presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebab, hanya Jokowi sebagai kepala pemerintahan yang memiliki hak prerogatif untuk memutuskan hal tersebut.
"Apakah mau melakukan reshuffle kementerian apa saja, penggantinya siapa, sepenuhnya kami menyerahkan kepada Presiden. Karena itu adalah hak prerogatif Presiden," ujar dia menegaskan.
Sejumlah orang di sekitar Presiden Jokowi nampaknya mulai mendambakan adanya reshuffle atau kocok ulang kabinet dalam waktu dekat.
Hal itu mulai nampak saat sejumlah kelompok relawan Jokowi mulai mengomentari kinerja sejumlah menteri, baik soal kebijakan-kebijakannya, sampai hasrat sejumlah menteri untuk menjadi calon presiden (capres) di 2024.
Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina Jakarta Hendri Satrio juga memprediksi kemungkinan adanya reshuffle kabinet pada 8 Desember 2021.
"Iya (ada potensi reshuffle 8 Desember)," ujar pria yang akrab disapa Hensat ini saat dihubungi, Sabtu (20/11/2021).
(maf)
Lihat Juga :