Natalius Pigai Sebut Prabowo-Puan Maharani Pemimpin Bersih dan Genuine

Minggu, 28 November 2021 - 18:00 WIB
loading...
Natalius Pigai Sebut...
Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyebut nama Prabowo Subianto dan Puan Maharani sebagai pemimpin terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyebut dua nama tokoh nasional sebagai pemimpin terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini. Kedua nama tersebut yaitu Prabowo Subianto dan Puan Maharani sangat pantas dan mumpuni menjadi pemimpin nasional tahun 2024 nanti.

"Saya melihat, ada 2 tokoh calon pemimpin Indonesia yang memiliki jam terbang dan rekam jejak yang baik. Keduanya, berada dalam pusat kekuasaan saat ini. Silakan kalian memilih. Kalau saya jelas, saya tim sukses Prabowo pada pilpres tahun 2019 lalu," ujar Natalius saat diskusi daring bertajuk Evaluasi 7 Tahun Kepemimpinan Jokowi bersama mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Jumat (27/11) lalu. Baca juga: Rocky Gerung: Prabowo Tahu Fadli Zon Itu Susah Dikendalikan

"Jadi kalau memilih Ibu Puan Maharani boleh dan memilih Prabowo juga silakan," sambungnya.

Menurut mantan Komisioner Komnas HAM tersebut, baik Puan maupun Prabowo merupakan tokoh bersih dan genuin yang dibutuhkan bangsa ini. "Kita butuh kekuatan nasionalis, patriotik dan bersih yang saya lihat ada dalam dua tokoh ini," ucapnya.

Tahun 2024 nanti, kata dia menjadi tahun yang sangat menentukan bagi perjalanan bangsa Indonesia lima tahun ke depan. Karena itu masyarakat diminta untuk memastikan betul rekam jejak calon sehingga tidak seperti memilih kucing dalam karung.

"Tahun 2024 adalah momentum bagi bangsa ini untuk maju sehingga jangan sampai salah memilih pemimpin. Jangan juga memilih calon pemimpin yang dimunculkan oleh kekuatan sosmed dengan dukungan sumber dana yang besar karena fakta sesungguhnya tidak punya prestasi apa-apa di RI," ucapnya melanjutkan.

Natalius menuturkan calon yang dipoles atau diberi "lipstik" tidak memberi benefit apa-apa untuk bangsa ini. "Makanya, harus teliti dalam memilih. Kalau kita memilih pemimpin kucing dalam karung, maka kita sendiri yang akan rugi," tegasnya.

Tugas masyarakat, termasuk mahasiswa kata dia melakukan riset tentang rekam jejak calon sehingga tidak salah memilih. Dia memberi contoh calon yang sudah punya masalah hukum dengan KPK dan tidak memiliki rekam jejak prestasi tentu tidak tepat dipilih jadi pemimpin. Baca juga: Fadli Zon Usai Ditegur Prabowo, Arief Poyuono: Mungkin Lagi Merenung di Suatu Tempat Sunyi

"Ada yang sekarang ini mungkin karena rekayasa medsos jadi seolah-olah hebat padahal pernah juga dipanggil KPK. Artinya ini sudah bermasalah. Masyarakat jangan sampai terbuai oleh rekayasa medsos itu," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Rekomendasi
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Gol Dramatis Amad Diallo...
Gol Dramatis Amad Diallo Antar Pantai Gading Tundukkan Ekuador
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Berita Terkini
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral IndonesiaJerman
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Mengapa Ekonomi Solid,...
Mengapa Ekonomi Solid, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved