KPK Jadikan Kritik Mantan Penyelidiknya Bahan Koreksi
Rabu, 24 November 2021 - 19:18 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango. Foto/Dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) Nawawi Pomolango mengakui untuk memberantas korupsi bukan hanya sekadar omongan, tapi perlu dibuktikan dengan serangkaian tindakan. Dia menyatakan akan lebih banyak bertindak untuk memberantas korupsi ketimbang banyak bicara.
Hal itu dikatakan Nawawi Pomolango menanggapi kritikan mantan penyelidik KPK Aulia Postiera terkait kerja-kerja lembaga antirasuah saat ini. Sebelumnya, Aulia melalui akun Twitter pribadinya @paijodirajo sempat mengkritisi cara kerja KPK.
"Memang, 'pemberantasan korupsi' adalah 'serangkaian tindakan-tindakan', bukan 'serangkaian omongan', mungkin makna yang ingin diingatkan Mas Aulia ke kita, perbanyaklah 'tindakan', kurangi 'omongan', Haturnuhun Mas Aulia masih tetap peduli dengan kerja-kerja komisi," kata Nawawi melalui pesan singkatnya, Rabu (24/11/2021).
Baca juga: Masa Penahanan Orang Kepercayaan Zumi Zola Diperpanjang
Dia merasa senang dengan kritikan Aulia Postiera. Sebab, Aulia pernah menjadi salah satu penyelidik yang kompeten di KPK. Menurutnya, kritikan tersebut sudah sepantasnya dijadikan bahan koreksi bagi cara kerja pemberantasan korupsi ke depannya.
Hal itu dikatakan Nawawi Pomolango menanggapi kritikan mantan penyelidik KPK Aulia Postiera terkait kerja-kerja lembaga antirasuah saat ini. Sebelumnya, Aulia melalui akun Twitter pribadinya @paijodirajo sempat mengkritisi cara kerja KPK.
"Memang, 'pemberantasan korupsi' adalah 'serangkaian tindakan-tindakan', bukan 'serangkaian omongan', mungkin makna yang ingin diingatkan Mas Aulia ke kita, perbanyaklah 'tindakan', kurangi 'omongan', Haturnuhun Mas Aulia masih tetap peduli dengan kerja-kerja komisi," kata Nawawi melalui pesan singkatnya, Rabu (24/11/2021).
Baca juga: Masa Penahanan Orang Kepercayaan Zumi Zola Diperpanjang
Dia merasa senang dengan kritikan Aulia Postiera. Sebab, Aulia pernah menjadi salah satu penyelidik yang kompeten di KPK. Menurutnya, kritikan tersebut sudah sepantasnya dijadikan bahan koreksi bagi cara kerja pemberantasan korupsi ke depannya.
Lihat Juga :