Bubuk Penjernih Air Jadi Solusi Air Bersih bagi Pengungsi Banjir Sintang

Selasa, 23 November 2021 - 11:25 WIB
loading...
Bubuk Penjernih Air...
Pembagian paket water purifier kepada warga terdampak banjir Sintang dan Melawi. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Sudah hampir satu bulan lamanya, banjir bandang menerjang Kalimantan Barat tepatnya di Kabupaten Sintang , Kabupaten Melawi dan Kabupaten Sekadau. Berdasarkan keterangan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPBD), sebanyak 14 kecamatan di Kabupaten Sintang dan 12 di Kabupaten Melawi terkena banjir dan kurang lebih 140 ribu warga mengungsi ke posko-posko pengungsian.

Banjir dengan ketinggian mencapai 1 meter tersebut tidak hanya merusak rumah warga, namun menyebabkan terputusnya sejumlah akses jalan serta rusaknya infrastruktur air bersih. Hal tersebut mempersulit warga untuk mendapatkan bahan makanan dan air bersih yang layak dikonsumsi. Berdasarkan data dari Prokopim Kabupaten Sintang , sedikitnya 400 orang menderita berbagai jenis penyakit seperti gatal-gatal, diare, dispepsia, dan lain-lain akibat terbatasnya air bersih dan makanan.

Wilayah terdampak banjir ini juga meliputi 14 desa yang tergabung dalam Program Area Wahana Visi Indonesia (WVI) di Kabupaten Sintang dan Melawi. BPBD juga melaporkan bahwa sekitar 20.000 orang telah terkena dampak. Wahana Visi Indonesia telah menerima laporan bahwa sekitar 1.000 anak terdaftar yang tinggal di daerah tersebut juga terkena dampak banjir.

Untuk merespons situasi ini, WVI bekerja sama dengan pemerintah daerah dan BPBD menyalurkan bantuan dasar bagi warga yang terdampak banjir seperti makanan dan juga air bersih. Di bawah pengelolaan Program Kawasan Melsi (Melawi Sintang) dan Sekadau, WVI mendistribusikan paket water purifier yang berisi bubuk purifier dan peralatan penjernih air kepada warga terdampak. Dengan bubuk penjernih air tersebut, para pengungsi dapat memenuhi kebutuhan air bersihnya untuk minum, masak, mencuci dan lain sebagainya.

Bubuk penjernih air yang dikembangkan oleh P&G tersebut dibuat dengan dua bahan utama, yakni iron sulfate dan klorin. Kedua bahan tersebut berfungsi untuk menarik kotoran-kotoran dalam air dan membunuh bakteri berbahaya hanya dalam waktu 30 menit. Setiap empat gram bubuk tersebut mampu menjernihkan kurang lebih 10 liter air kotor, termasuk air dari luapan banjir. Pelarut kotoran ini sudah lolos uji laboratorium Kementerian Kesehatan, sehingga aman digunakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tata Kelola Air Tanah...
Tata Kelola Air Tanah Berkelanjutan
Banjir Pantura Rendam...
Banjir Pantura Rendam Rel KA, Komisi V DPR Ingatkan Rapuhnya Infrastruktur Transportasi
Banjir Jakarta Belum...
Banjir Jakarta Belum Berlalu
Kemenhut Izinkan Kayu...
Kemenhut Izinkan Kayu Hanyut Dimanfaatkan untuk Pemulihan Pascabanjir
Bantuan ke Wilayah Terdampak...
Bantuan ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatera Terus Berdatangan
KNPI Ajak Pemuda Perkuat...
KNPI Ajak Pemuda Perkuat Solidaritas Bencana Sumatera
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Rekomendasi
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
Vicky Shu Sindir Calo...
Vicky Shu Sindir Calo Konser BTS Patok Harga Selangit, Kesal Oknum Menimbun Tiket
Berita Terkini
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Pakar Hukum Dukung Kejagung...
Pakar Hukum Dukung Kejagung Terapkan TPPU untuk Ungkap Korupsi Makan Bergizi Gratis
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved