PDIP Tunjuk Bambang Pacul Jadi Ketua Komisi III DPR: Loyalis Puan, Penentang Ganjar Capres 2024
Kamis, 18 November 2021 - 12:18 WIB
loading...
A
A
A
Bambang Pacul sebagai Ketua DPD PDIP Jawa Tengah tak mengundang Ganjar Pranowo dalam acara tersebut. Padahal seluruh kepala daerah yang diusung PDIP di Jateng hadir sebagai tamu undangan.
Baca juga: Ganjar Pranowo Sukses di Jateng, Bambang Pacul Ungkap Jasa Puan Maharani
Bambang Pacul kian disorot publik terkait kisruh Celeng vs Banteng. Ia awalnya menentang keras deklarasi relawan yang mendukung Ganjar Pranowo sebagai Capres di Pilpres 2024.
"PDIP itu adalah barisan yang mendapat perintah. Jadi siapa pun yang merasa jadi barisan PDIP, harus berada di barisan, barisan yang diperintah. Kalau ada pengurus yang bicara di luar perintah partai artinya apa? Keluar dari barisan. Kalau keluar dari barisan ya siap untuk tidak di barisan, ya dikeluarkan oleh komandannya. Di militer juga gitu, keluar dari barisan ya out," ujar Bambang Pacul, Sabtu (9/10/2021).
"Adagium di PDIP itu yang di luar barisan bukan banteng, itu namanya celeng. Jadi apa pun alasan itu yang deklarasi, kalau di luar barisan ya celeng. Itu untuk menunjukkan garis yang benar. Di Kongres V itu jelas capres-cawapres di tangan ketua umum," kata Bambang Pacul.
Baca juga: Ganjar Pranowo Sukses di Jateng, Bambang Pacul Ungkap Jasa Puan Maharani
Bambang Pacul kian disorot publik terkait kisruh Celeng vs Banteng. Ia awalnya menentang keras deklarasi relawan yang mendukung Ganjar Pranowo sebagai Capres di Pilpres 2024.
"PDIP itu adalah barisan yang mendapat perintah. Jadi siapa pun yang merasa jadi barisan PDIP, harus berada di barisan, barisan yang diperintah. Kalau ada pengurus yang bicara di luar perintah partai artinya apa? Keluar dari barisan. Kalau keluar dari barisan ya siap untuk tidak di barisan, ya dikeluarkan oleh komandannya. Di militer juga gitu, keluar dari barisan ya out," ujar Bambang Pacul, Sabtu (9/10/2021).
"Adagium di PDIP itu yang di luar barisan bukan banteng, itu namanya celeng. Jadi apa pun alasan itu yang deklarasi, kalau di luar barisan ya celeng. Itu untuk menunjukkan garis yang benar. Di Kongres V itu jelas capres-cawapres di tangan ketua umum," kata Bambang Pacul.
(abd)
Lihat Juga :