Mayor Laut Nabil Prihatin Al-Qur’an Dilupakan, Dirikan Pesantren Pakai Kocek Pribadi
Selasa, 16 November 2021 - 17:56 WIB
loading...
Mayor Laut Nabil mengajar para santri dan santriwati di Pesantren Intishorul Bahri yang didirikan menggunakan dana pribadinya. Foto/dispenal
A
A
A
JAKARTA - Mayor Laut (P) Nabil, seorang perwira TNI AL , resah menyaksikan generasi muda saat ini tidak lagi merindukan Al-Qur’an . Nabil yang sehari-hari berdinas di Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Asahan Sumatera Utara, melihat anak-anak masa kini lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermain dan menonton televisi.
“Padahal dalam agama sudah jelas kita dianjurkan untuk tetap gemar membaca Al-Qur'an," jelas Nabil melalui keterangan tertulis Dispenal, Selasa (12/11/2021).
![Mayor Laut Nabil Prihatin Al-Qur’an Dilupakan, Dirikan Pesantren Pakai Kocek Pribadi]()
PesantrenIntishorul Bahri kini memiliki 101 santri dan santriwati. Foto/dispenal
Berangkat dari keresahan itu, Nabil menggunakan uang pribadinya untuk mendirikan pesantren Tahfiz Qur'an bernama Intishorul Bahri. Nama itu berarti Kejayaan di Laut. Pesantren tersebut berlokasi di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan.
Baca juga: Jenderal Andika Dipilih Jadi Panglima TNI, KSAL: Jangan Ragukan Loyalitas TNI AL
“Padahal dalam agama sudah jelas kita dianjurkan untuk tetap gemar membaca Al-Qur'an," jelas Nabil melalui keterangan tertulis Dispenal, Selasa (12/11/2021).

PesantrenIntishorul Bahri kini memiliki 101 santri dan santriwati. Foto/dispenal
Berangkat dari keresahan itu, Nabil menggunakan uang pribadinya untuk mendirikan pesantren Tahfiz Qur'an bernama Intishorul Bahri. Nama itu berarti Kejayaan di Laut. Pesantren tersebut berlokasi di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan.
Baca juga: Jenderal Andika Dipilih Jadi Panglima TNI, KSAL: Jangan Ragukan Loyalitas TNI AL
Lihat Juga :