Mayor Laut Nabil Prihatin Al-Qur’an Dilupakan, Dirikan Pesantren Pakai Kocek Pribadi
Selasa, 16 November 2021 - 17:56 WIB
loading...
A
A
A
Dibangun sejak 2014, pesantren yang awalnya hanya mengasuh lima santri itu kini telah berkembang dan menjadi tempat bagi 101 santri yang menuntut ilmu. Nabil sendiri yang mengajar anak-anak tersebut.
Berseragam lengkap, pria kelahiran Asahan 54 tahun lalu ini mengajarkan membaca Al-Qur'an, tauhid, fiqih, tilawah dan menghapal. Semua itu dilakoninya selepas melaksanakan tugas di kantor. Salat jamaah adalah hal yang selalu dititikberatkan kepada anak-sanak di pesantrennya.
“Saya ingin membuktikan bahwa tentara bukan orang yang menyeramkan. Tentara juga bisa memberi kontribusi dengan memberikan edukasi terkait ajaran agama," katanya.
Berseragam lengkap, pria kelahiran Asahan 54 tahun lalu ini mengajarkan membaca Al-Qur'an, tauhid, fiqih, tilawah dan menghapal. Semua itu dilakoninya selepas melaksanakan tugas di kantor. Salat jamaah adalah hal yang selalu dititikberatkan kepada anak-sanak di pesantrennya.
“Saya ingin membuktikan bahwa tentara bukan orang yang menyeramkan. Tentara juga bisa memberi kontribusi dengan memberikan edukasi terkait ajaran agama," katanya.
(muh)
Lihat Juga :