Jokowi Bebaskan Menteri Naikkan Elektabilitas, PKS Ungkap Kekhawatiran Ini

Rabu, 10 November 2021 - 12:38 WIB
loading...
Jokowi Bebaskan Menteri...
Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kabar Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) memberikan kebebasan kepada para menterinya untuk menaikkan elektabilitas dan popularitas terus mendapat tanggapan. Kali ini, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) Mardani Ali Sera yang angkat bicara.

“Restu ini berbahaya. Bisa membuat tidak fokus. Semua fasilitas dan kemudahan ada peluang digunakan tidak proporsional. Fokus saja berat mencapai target, apalagi tidak fokus,” kata Mardani kepada SINDOnews, Selasa (9/11/2021).

Selain itu, dia menilai Presiden Jokowi perlu mengklarifikasi kabar yang diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani itu. Karena, kata dia, semua menteri adalah pembantu Presiden. “Restu ini akan membebani Pak Jokowi,” tuturnya.

Baca juga: Gerindra Sebut Jokowi Restui Para Menteri Naikkan Elektabilitas

Kemudian, Mardani mengajak semua pihak untuk mengawasi kerja dan prestasi Presiden beserta para menterinya. “Karena semua fasilitas yang digunakan berasal dari rakyat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa Presiden Jokowi memberikan kebebasan kepada semua menteri untuk menaikkan popularitas dan elektabilitas. Muzani pun mengaku tak mempersoalkan hal tersebut.

Bahkan menurut dia, hal itu bagus dalam sebuah proses demokrasi yang sehat dalam memilih pemimpin. "Makin banyak makin bagus. Kami sendiri di Gerindra melihat itu sebagai sesuatu yang baik. Rakyat pilihannya makin banyak, makin bagus," ujar Muzani.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Jokowi Buka Suara! Soal...
Jokowi Buka Suara! Soal Kasus Laptop Nadiem: Semua Kebijakan dari Presiden
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Segera Disidang, Roy Suryo: Kayaknya Ini Didorong Termul yang Ngamuk
Rekomendasi
Austria Taklukkan Yordania...
Austria Taklukkan Yordania 3-1, Debut Manis di Piala Dunia 2026
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
IFG Life Bayarkan Klaim...
IFG Life Bayarkan Klaim Asuransi Kredit Nasabah Bank Sulselbar
Berita Terkini
Ekologi adalah Kesehatan:...
Ekologi adalah Kesehatan: Ketika Dua Visi Besar Emil Salim dan Farid Moeloek Menjadi Keharusan Zaman
Pakar: Tanpa Bukti Kuat,...
Pakar: Tanpa Bukti Kuat, Penyebutan 26 Nama dalam Dugaan Korupsi MBG Bisa Berujung Pidana
PPATK Minta Tambahan...
PPATK Minta Tambahan Anggaran Rp516,4 M untuk Perkuat Pemberantasan TPPU
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved