Soal Perpanjangan Masa Jabatan Andika Perkasa, Ini Sikap Demokrat
Selasa, 09 November 2021 - 14:37 WIB
loading...
A
A
A
Memang, bila memang harus dibuat Perppu, tentu ada alasan yang sangat substantif dan belum tentu alasan tersebut masih relevan tahun depan. Karena kalau dengan pembahasan biasa akan memakan waktu dan kalau menggunakan UU TNI lama maka Jokowi harus memilih beberapa Panglima TNI sampai 2024.
"Iya..iya...memang kalau dari sisi umurnya harus ganti lagi beberapa kali. Silakan saja Pak Presiden ambil kebijakan terbaik, tapi harus substantif dan esensial sekali. Contoh persiapan pemilu dan lain-lain," paparnya.
Baca juga: Komisi I DPR Yakin Masa Jabatan Jenderal Andika Perkasa Diperpanjang
Mantan Menteri Koperasi dan UKM mengakui posisi panglima TNI sangat strategis terutama menjelang pemilu. Tetapi, tidak harus selalu dari Angkatan Darat. Yang terpenting, kata Syarief, menjelang pemilu adalah pengamanan harus bagus dan betul-betul terjamin.
"Persiapannya dilakukan baik-baik maka diprediksikan pengamanan bisa berjalanan lancar. Tapi yang jelas pengamanan harus dilakukan orang yang betul-betul memiliki kemampuan untuk melalukan pengamanan. Kalau orang baru lagi tentu jadi pemikiran lagi. Lebih ke orang barunya, bukan ke matra-matranya," pungkasnya.
"Iya..iya...memang kalau dari sisi umurnya harus ganti lagi beberapa kali. Silakan saja Pak Presiden ambil kebijakan terbaik, tapi harus substantif dan esensial sekali. Contoh persiapan pemilu dan lain-lain," paparnya.
Baca juga: Komisi I DPR Yakin Masa Jabatan Jenderal Andika Perkasa Diperpanjang
Mantan Menteri Koperasi dan UKM mengakui posisi panglima TNI sangat strategis terutama menjelang pemilu. Tetapi, tidak harus selalu dari Angkatan Darat. Yang terpenting, kata Syarief, menjelang pemilu adalah pengamanan harus bagus dan betul-betul terjamin.
"Persiapannya dilakukan baik-baik maka diprediksikan pengamanan bisa berjalanan lancar. Tapi yang jelas pengamanan harus dilakukan orang yang betul-betul memiliki kemampuan untuk melalukan pengamanan. Kalau orang baru lagi tentu jadi pemikiran lagi. Lebih ke orang barunya, bukan ke matra-matranya," pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :