KPU Berharap Penetapan Jadwal Pemilu 2024 Tidak Dialihkan ke Penyelenggara Baru

Jum'at, 05 November 2021 - 13:37 WIB
loading...
KPU Berharap Penetapan...
Komisioner KPU Pramono Ubaid Tantowi berharap penetapan jadwal pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024 tidak sampai dialihkan kepada penyelenggara Pemilu berikutnya. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pramono Ubaid Tantowi berharap penetapan jadwal pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 tidak sampai dialihkan kepada penyelenggara Pemilu berikutnya. Pasalnya, hingga saat ini pemerintah dan KPU belum sepakat soal jadwal Pemilu.

Untuk diketahui, seiring penetapan jadwal Pemilu dan Pilkada Serentak 2024, kini pemerintah tengah melakukan tahapan seleksi calon anggota KPU dan Bawaslu periode 2022-2027. Seleksi ini dilakukan karena masa bakti penyelenggara pemilu tingkat pusat saat ini akan habis pada bulan April 2022 mendatang. Baca juga: DPR Minta Timsel KPU-Bawaslu Teliti Telusuri Keterkaitan Calon dengan Parpol

"Biasanya KPU baru, minggu-minggu pertama harus konsolidasi organisasi dulu. Enggak bisa jadi masuk ke tahapan," ujar Pram saat ditemui di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Kamis (4/11/2021) kemarin.

Meskipun saat ini belum ada kegentingan diputuskan hingga akhir tahun 2021 ini, tapi Pramono berharap agar penetapan jadwal pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 mendatang ini tidak dialihkan kepada penyelenggara pemilu berikutnya. Baca juga: Komisi II Desak Pemerintah dan KPU Segera Sepakati Jadwal Pemilu dan Pilkada 2024

"Ya antara awal tahun depan beberapa bulan itu masih memadai memutuskan itu," papar dia.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
KPU Ingatkan PPP Tetap...
KPU Ingatkan PPP Tetap Mengacu UU Pemilu dan Parpol saat Daftar Peserta Pemilu
Roy Suryo Tuding Format...
Roy Suryo Tuding Format Ukuran Ijazah Jokowi Berbeda, Ketum Jokman: Ini Sesuatu Hal yang Enggak Masuk Akal
Bonatua Sebut KPU Bakal...
Bonatua Sebut KPU Bakal Buka Ijazah Jokowi ke Publik Pekan Depan
Sidang Bonjowi, KIP...
Sidang Bonjowi, KIP Periksa KPU hingga Polda Metro Jaya
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Akan Gugat KPU terkait Ijazah Jokowi
DPD Partai Perindo Jakarta...
DPD Partai Perindo Jakarta Timur dan KPU Bahas Verifikasi Faktual
Rekomendasi
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
6 Poin Pernyataan Roy...
6 Poin Pernyataan Roy Suryo dan Dokter Tifa setelah Penahanan Ditangguhkan
Tim Hukum Merah Putih:...
Tim Hukum Merah Putih: Tawaran RJ untuk Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukan Ajakan Jokowi
Infografis
Anggap Zelensky Tidak...
Anggap Zelensky Tidak Populer, Trump Dukung Pemilu di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved