DPR: Ungkap Kasus Triliunan, Bukti Kejagung Menang Hadapi Koruptor
Kamis, 04 November 2021 - 18:12 WIB
loading...
Sejumlah kasus korupsi besar tengah digarap Kejaksaan Agung seperti, kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero), PT Asabri (Persero), hingga LPEI. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah kasus korupsi besar tengah digarap Kejaksaan Agung ( Kejagung ) seperti, kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero), PT Asabri (Persero), hingga Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).
Baca juga: Kasus di Perum Perikanan Indonesia, Kejagung Periksa 5 Orang Saksi
Anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Ali mengatakan, dengan kinerja saat ini, diyakini Kejagung mampu menghadapi perlawanan koruptor.
Baca juga: Kejagung Sita Ratusan Hektare Lahan di Banten dari Kasus Jiwasraya
"Apresiasi terus berbenah, kemudian menjadikan Kejaksaan harapan masyarakat untuk beri keadilan untuk masyarakat. Ini suatu berita bagus dan berharap Kejagung tidak berpuas diri dengan itu," kata pemilik sapaan akrab Mad Ali, Kamis (4/11/2021).
Ia juga menyatakan, upaya pemberantasan korupsi harus dilakukan bersama-sama dan tidak bisa dilakukan Kejagung seorang diri. Menurutnya, Kejagung harus bekerja sama dengan institusi penegak hukum lain seperti KPK dan Polri
"Permasalahan negeri ini tidak bisa diselesaikan oleh satu kelompok, tidak bicara ego sektoral. Ini pemberantasan korupsi kerja berbarengan menyelesaikan permasalahan bangsa. Kita tidak bisa menutup lain institusi lain seperti KPK," ucap Mad Ali.
Baca juga: Kasus di Perum Perikanan Indonesia, Kejagung Periksa 5 Orang Saksi
Anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Ali mengatakan, dengan kinerja saat ini, diyakini Kejagung mampu menghadapi perlawanan koruptor.
Baca juga: Kejagung Sita Ratusan Hektare Lahan di Banten dari Kasus Jiwasraya
"Apresiasi terus berbenah, kemudian menjadikan Kejaksaan harapan masyarakat untuk beri keadilan untuk masyarakat. Ini suatu berita bagus dan berharap Kejagung tidak berpuas diri dengan itu," kata pemilik sapaan akrab Mad Ali, Kamis (4/11/2021).
Ia juga menyatakan, upaya pemberantasan korupsi harus dilakukan bersama-sama dan tidak bisa dilakukan Kejagung seorang diri. Menurutnya, Kejagung harus bekerja sama dengan institusi penegak hukum lain seperti KPK dan Polri
"Permasalahan negeri ini tidak bisa diselesaikan oleh satu kelompok, tidak bicara ego sektoral. Ini pemberantasan korupsi kerja berbarengan menyelesaikan permasalahan bangsa. Kita tidak bisa menutup lain institusi lain seperti KPK," ucap Mad Ali.
Lihat Juga :